Anggaran Rp 1,9 Miliar per Tahun Tak Mampu Cover Seluruh Bencana

Anggaran BPBD Tabanan tahun 2019 senilai Rp 1.9 miliar tidak mampu mengcover seluruh bencana yang terjadi hingga akhir tahun

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
BPBD Tabanan memasang tenda darurat untuk keluarga Wayan Kandel di Banjar Pacung, Desa/Kecamatan Baturiti. Hujan yang terjadi beberapa waktu terakhir menyebabkan tanah longsor di tiga titik di Baturiti. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Anggaran bantuan sosial tidak terencana untuk BPBD Tabanan tahun 2019 senilai Rp 1.9 miliar.

Namun, aggaran tersebut tak mampu mengcover seluruh bencana yang terjadi hingga akhir tahun ini.

Sebab, anggaran yang diperuntukkan untuk tahun ini justru diperuntukkan untuk bantuan sosial pada bencana yang terjadi di sejumlah titik pada tahun 2018 lalu.

Hal itu terjadi karena anggaran bantuan sosial tidak terencana tahun 2018 sebesar Rp 2,8 miliar yang bersumber dari APBD Induk dan Perubahan, tak mampu mengcover seluruh bencana yang terjadi.

Baca: Tingkatkan Kemampuan Personel Jelang Pemilu 2019, Polres Tabanan Gelar Simulasi Sispam Kota

Baca: Makanan di Pesawat Biasanya Terasa Hambar, Tapi Tidak dengan Jus Tomat, Berikut Alasannya

Menurut data yang berhasil diperoleh, anggaran 2019 akan digunakan untuk membantu 60 titik bantuan yang akan disalurkan dan diperkirakan cair April 2019.

Rinciannya, 27 titik untuk kerusakan individu dengan nilai bantuan Rp 268 juta dan 33 titik bantuan untuk kelompok masyarakat dengan total nilai bantuan Rp 1.1 miliar lebih.

Sehingga, total bantuan yang akan diserahkan sekitar Rp 1.4 miliar, dan masih memiliki sisa sebesar Rp 456 juta.

Dan sisa anggaran tersebut akan digunakan mengcover bencana di 46 titik yang terjadi dari Januari-Maret 2019.

Baca: Dua Petinggi Facebook dan WhatsApp Mengundurkan Diri, Ini Jasa Mereka Menurut Mark Zuckerberg

Baca: Kemenlu Indonesia Sebut Ada 6 WNI di Dalam Masjid Saat Terjadi Insiden Penembakan di Selandia Baru

“Anggaran tahun ini sama dengan tahun sebelumnya, Rp 1.9 miliar. Nah karena anggaran tahun ini digunakan untuk membantu di tahun sebelumnya, sisanya akan digunakan untuk membantu yang tahun ini. sehingga, anggara bantuan tak bisa sampai di akhir tahun 2019,” jelas Kepala BPBD Tabanan, I Gusti Ngurah Made Sucita, Kamis (14/3/2019).

Sucita melanjutkan, total bantuan yang akan diserahkan untuk bencana individu maupun kelompok yang terjadi tahun lalu sekitar Rp 1.4 miliar.

Kemudian, sisa anggaran Rp 456 juta tersebut juga akan digunakan BPBD Tabanan mengcover bencana dari bulan Januari 2019 sampai per tanggal 14 Maret 2019 yang berjumlah 46 titik.

Baca: Kenali Cirinya, Hanya Terima Panggilan Telepon Uang Ratusan Juta di Rekening Wanita Ini Lenyap

Baca: Jelang Pemilu, Polres Badung Gelar Simulasi Sispamkota,Yudith: Personel Harus Mahir, Tidak Ragu-Ragu

Sehingga belum habis bulan di tahun 2019, BPBD akan nihil anggaran bencana tak terencana.

"Jadinya dari Rp 1.9 miliar di tahun 2019, sisa anggaran hanya mencapai Rp 456 juta," terang Sucita.

Disinggung mengenai persiapan anggaran lanjutan, Sucita menyatakan akan melakukan hal yang sama seperti pada tahun sebelumnya.

Adalah dengan mengajukan di anggaran perubahan dan mengusulkan bantuan ke provinsi.

Dengan harapan, bantuan untuk kerusakan akibat bencana bisa terealisasi ke masyarakat.

"Kami akan tetap usulkan di anggaran perubahan, kemudian juga mengusulkan bantuan ke provinsi agar bisa membantu,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved