Soal Janji Pemerintah Ganti Rugi Korban Gempa, 'Sudah Bebera Kali Rapat Gak Ada Kejelasan'

PBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa menjelaskan, bantuan pasca-gempa Lombok sampai hari ini (kemarin) belum ada keejelasan dari Provinsi dan Pusat.

Soal Janji Pemerintah Ganti Rugi Korban Gempa, 'Sudah Bebera Kali Rapat Gak Ada Kejelasan'
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Sejumlah jurnalis tampak mengambil gambar di tempat jatuhnya genteng Matahari, Denpasar, Minggu (5/8/2018). Di karangasem, seorang penari mengalami patah tulang lantaran loncat dari panggung saat terjadi gempa. 

Soal Janji Pemerintah Ganti Rugi Korban Gempa, 'Sudah Bebera Kali Rapat Gak Ada Kejelasan'

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Warga Karangasem yang kena imbas gempa Lombok tahun lalu, mempertanyakan bantuan ganti rugi yang rencana diberikan Pemerintah Kabupaten, Provinsi, Pusat.

Nengah Sumerta, warga asal Kelurahan / Kecamatan Karangasem mengatakan bantuan ganti rugi akibat gempa belum ada kejelasaan.

Padahal, warga yang rumah serta puranya rusak sudah menunggu bantuan untuk seegera memmperbaikinya.

"Hampir setengah tahun kejadiannya, tapi dana bantuan belum cair. Sampai ada warga yang terpaksa pinjam untuk perbaiki rumahnya, atau puranya," ungkap Nengah Sumerta diteemui di Paasar Amlapura Timur, Karangasem, Jumat (15/3/2019) pagi.

Baca: Warga Karangasem Terdampak Gempa Lombok Tagih Janji Pemerintah, Kami Sampai Berhutang

Baca: Bahas Ketum Parpol Kena OTT KPK, Wayan Koster Cerita Pengalaman Dipanggil KPK, Gak Bisa Tidur,

Baca: Sosok Ini Ungkap TKP Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy, Sebut Nama Hotel dan Lokasi Konsolidasi

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa menjelaskan, bantuan pasca-gempa Lombok sampai hari ini (kemarin) belum ada keejelasan dari Provinsi dan Pusat.

BPBD telah kirimkan proposal kerugian gempa ke Provinsi Bali.

"Kita beberapa kali rapat di provinsi. Tapi tak ada info trkait bantuan pasca bencana. Kemungkinan anggaran di pusat dialokasikan untuk penanganan bencana di daerh lain,"prediksi IB Ketut Arimbawa.

Dalam proposal yang diusulkan ke provinsi, kerugian akibat gempa lombok tahun kemarin sekitar Rp 66 milliar.

Meliputi kerusakn perumahan, bangunan pemerintah, sekolah, serta tempat ibadah di Karangasem. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved