Waterblow Ditetapkan sebagai Daya Tarik Wisatawan di Badung, Targetkan 500-700 Pengunjung per Hari

Tempat wisata Waterblow yang berada di Nusa Dua, Badung ini telah menjadi Daya Tarik Wisatawan (DTW) di Badung, Bali.

Waterblow Ditetapkan sebagai Daya Tarik Wisatawan di Badung, Targetkan 500-700 Pengunjung per Hari
Tribun Bali/Rizal Fanany
(ilustrasi) Sejumlah wisatawan nekat berfoto di kawasan Waterblow Nusa Dua, Badung, Jumat (20/7/2018). Walaupun sudah ada larangan untuk tidak mendekat ke water blow karena cuaca ekstrim namun masih banyak wisatawan tidak menghiraukan larangan tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Tempat wisata Waterblow yang berada di Nusa Dua, Badung ini telah menjadi Daya Tarik Wisatawan (DTW) di Badung, Bali.

Kepala Divisi Operasi ITDC, Made Pariwijaya mengatakan, usai penataan, Waterblow sudah ditetapkan sebagai daya tarik wisata (DTW) oleh Pemkab Badung. Saat ini pihaknya sudah melakukan persiapan trial operasi.

"Kami sudah sosialisasi melalui spanduk yang sudah disampaikan. Kemudian dengan cara sosialisasi langsung kepada masyarakat yang akan dilakukan minggu depan," ujarnya, Jumat (15/3/2019).

Ia mengungkapkan, nantinya penentuan tarif masuk Waterblow akan ditentukan melalui perda.

Baca: Penumpang Membeludak di Pesisir Kusamba, Harus Dialihkan ke Pelabuhan Padang Bai

Baca: Pasar Badung Tanpa Pohon Perindang, Pengunjung: Adem di Dalam, Gersang di Luar

"Karena sudah masuk DTW, ya ada kaitannya dengan Pemkab Badung. Nantinya juga akan disampaikan oleh tim kita terkait rencana target kunjungan kisaran 500 - 700 pengunjung per harinya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya area waterblow dalam penataan. Di antaranya membangun sebuah gate, dek pemantauan serta toilet.

"Di area Waterblow ada observation deck atau gardu pandang untuk menyaksikan Waterblow dari jarak yang aman. Bangunan ini disiapkan di dekat pintu masuk menuju Waterblow," jelasnya.

Baca: Game Online PUBG Mobile Gelar Kompetisi 2019, Total Hadiah 2 Juta Dollar Amerika

Untuk keamanan, pada observation deck ini nantinya juga akan dilengkapi dengan petugas pengawas yang stand by selama 24 jam.

Dengan ketinggian sekitar 2 meter ini, nantinya berbentuk terbuka, yang ditempatkan agak jauh dari bibir tebing yang terlindung dari hempasan ombak.

"Ya meskipun kondisi angin kencang, pengunjung akan nyaman saat menyaksikan Waterblow dari atas observation deck," tambahnya.

Penulis: Rino Gale
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved