Berat Badan Ternyata Berpengaruh Terhadap Kesehatan, lho! Kegemukan & Terlalu Kurus Sama Bahayanya

Berat badan sangat berpengaruh pada status kesehatan seseorang. Entah itu kegemukan atau berat badan kurang

Berat Badan Ternyata Berpengaruh Terhadap Kesehatan, lho! Kegemukan & Terlalu Kurus Sama Bahayanya
Kompas.com
Ilustrasi. Berat Badan Ternyata Berpengaruh Terhadap Kesehatan, lho! 

TRIBUN-BALI.COM - Berat badan sangat berpengaruh pada status kesehatan seseorang.

Entah itu kegemukan atau berat badan kurang.

Kegemukan memang menjadi salah satu pemicu penyakit kronis, seperti meningkatkan risiko penyakti diabetes dan jantung.

Namun, tubuh yang terlalu kurus juga sama bahayanya.

Dokter ahli jantung Steven Nissen, menjelaskan ada empat alasan yang membuat berat badan sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan kita.

  • Peningkatan berat badan menyebabkan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko serangan jantung dan stroke.
  • Kelebihan berat badan juga terkait dengan kolesterol tinggi, khususnya trigliserida tinggi dan HDL rendah (kolesterol baik), yang memainkan peran penting dalam penyakit jantung.
  • Berat badan berlebih juga berisiko tinggi pada diabetes, yang merupakan pemicu lain dari penyakit jantung.
  • Sel-sel lemak, terutama yang ada di daerah perut, adalah metabolisme aktif. Inilah yang menyebabkan peradangan di tubuh. Kita dapat mengukurnya dari jumlah protein C-reaktif dalam darah.

Semua faktor seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes dan peradangan, bersatu menciptakan gangguan yang terkait dengan penyakit jantung.

Baca: KPU Kota Denpasar Gelar Simulasi Pemilu 2019, Nama Peserta & Parpol Diganti Nama Buah-buahan

Baca: Tiga Hari ke Depan BMKG Prediksi Bali Diguyur Hujan, Waspada Petir dan Angin Kencang

Terlalu kurus

Di lain pihak, tubuh yang terlalu kurus ternyata juga berbahaya bagi kesehatan jantung.

Walau hal ini masih kontroversial.

Orang dengan barat badan rendah (indeks massa tubuh di bawah 18), bisa jadi sebenarnya sudah dalam kondisi sakit dan memiliki nafsu makan yang rendah.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved