Pemilu 2019
Menilik Pura Puser Tasik Tabanan, 90 Persen Caleg Selalu Datang Sebelum Pemilu dengan Tujuan Ini
semenjak tiga bulan yang lalu satu per satu caleg silih berganti datang (tangkil) untuk memohon keselamatan dan kelancaran jalannya Pemilu 2019.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Rizki Laelani
Menilik Pura Puser Tasik Tabanan, 90 Persen Caleg Selalu Datang Sebelum Pemilu dengan Tujuan Ini
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Sekitar 90 Persen Calon Legislatif (Caleg) ang berasal dari Kabupaten Tabanan tangkil untuk bersembahyang ke Pura Luhur Puser Tasik yang terletak di Pusat Kota Tabanan sebelum Pemilihan Umum (Pemilu).
Setidaknya, semenjak tiga bulan yang lalu satu per satu caleg silih berganti datang (tangkil) untuk memohon keselamatan dan kelancaran jalannya Pemilu 2019.
Menurut Jro Mangku Gede Pura Puser Tasik, I Nengah Kasub DS (82), sebagian besar pejabat atau orang penting di Tabanan maupun luar Tabanan sempat tangkil ke Pura Puser Tasik Tabanan.
Tujuannya tak lain adalah untuk memohon keselamatan dan kesehatan.
Baca: Saking Asyik Bercumbu, Tak Disadari Sang Istri Menguntit dan Langsung Menusuk Pelakor, Suami Kabur
Baca: Tragis! Tak Menyangka, Baru Tiba di Kota Bandung, Calon Pengantin Ini Tewas Ditabrak Kereta Api
Baca: Jangan Lupa, Pastikan Hal Ini Sebelum Anda Mencoblos Kertas Suara di Bilik Suara
Khusus untuk pemilu banyak juga caleg yang datang untuk sembahang memohon kelancaran pelaksanaan Pemilu.
“Ada 90 persen dari caleg di Tabanan ini sudah tangkil ke Pura (Puser Tasik Tabanan)."
"Tak ada tujuan lain mereka ke sini hanya untuk memohon keselamatan dan kelancaran proses Pemilu 2019,” kata Jro Mangku Kasub saat dijumpai di rumahnya, Selasa (16/4/2019).
Sejak tiga bulan yang lalu, para caleg silih berganti datang atau tangkil ke Pura, hingga terakhir kemarin (Senin) sore ada salah satu caleg yang tangkil.
Caleg-caleg tersebut biasanya membawa banten pejati untuk dihaturkan, selanjutnya bersembahyang seperti biasa.
“Pura ini dipercaya untuk memohon keselamatan, selain itu penuturan dari masyarakat yang tangkil hawa di sini (pura) ini berbeda dengan yang lainnya."
"Kemudian, kata mereka (masyarakat yang tangkil) istimewanya adalah apa yang diharapkan selalu terwujud,” tutur pria yang sudah menjadi Pemangku sejak tahun 1982 silam ini.
Baca: Menakar Ketatnya Laga Bali United Bertajuk Reuni Coach Teco Bersama Persija Jakarta
Baca: Fakta Siswa SD Hamili Siswi SMA, Ancam Usir Korban, Digilir TTM, hingga Rencana Tes DNA Status Bayi
Tapi, kata dia, untuk penangkilan para caleg ini tujuannya hanya satu yakni pelaksanaan pemilu aman.
Terkadang setiap pamedek yang tangkil kerap sungkem di salah satu pelinggih yang terletak di Pura Puser Tasik.
“Orang-orang besar (pejabat) semua pernah tangkil ke sini, mereka satu tujuan untuk memohon keselamatan dan kedamaian bumi ini,” ucap Jro Mangku Kasub.