Pemilu 2019

Menilik Pura Puser Tasik Tabanan, 90 Persen Caleg Selalu Datang Sebelum Pemilu dengan Tujuan Ini

semenjak tiga bulan yang lalu satu per satu caleg silih berganti datang (tangkil) untuk memohon keselamatan dan kelancaran jalannya Pemilu 2019.

Menilik Pura Puser Tasik Tabanan, 90 Persen Caleg Selalu Datang Sebelum Pemilu dengan Tujuan Ini
TRIBUN BALI/ I MADE PRASETIA ARYAWAN
Suasana Pura Luhur Puser Tasik Tabanan tampak depan, Selasa (16/4/2019). 

Menilik Pura Puser Tasik Tabanan, 90 Persen Caleg Selalu Datang Sebelum Pemilu dengan Tujuan Ini

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Sekitar 90 Persen Calon Legislatif (Caleg) ang berasal dari Kabupaten Tabanan tangkil untuk bersembahyang ke Pura Luhur Puser Tasik yang terletak di Pusat Kota Tabanan sebelum Pemilihan Umum (Pemilu).

Setidaknya, semenjak tiga bulan yang lalu satu per satu caleg silih berganti datang (tangkil) untuk memohon keselamatan dan kelancaran jalannya Pemilu 2019.

Menurut Jro Mangku Gede Pura Puser Tasik, I Nengah Kasub DS (82), sebagian besar pejabat atau orang penting di Tabanan maupun luar Tabanan sempat tangkil ke Pura Puser Tasik Tabanan.

Tujuannya tak lain adalah untuk memohon keselamatan dan kesehatan.

Baca: Saking Asyik Bercumbu, Tak Disadari Sang Istri Menguntit dan Langsung Menusuk Pelakor, Suami Kabur

Baca: Tragis! Tak Menyangka, Baru Tiba di Kota Bandung, Calon Pengantin Ini Tewas Ditabrak Kereta Api

Baca: Jangan Lupa, Pastikan Hal Ini Sebelum Anda Mencoblos Kertas Suara di Bilik Suara

Khusus untuk pemilu banyak juga caleg yang datang untuk sembahang memohon kelancaran pelaksanaan Pemilu.

“Ada 90 persen dari caleg di Tabanan ini sudah tangkil ke Pura (Puser Tasik Tabanan)."

"Tak ada tujuan lain mereka ke sini hanya untuk memohon keselamatan dan kelancaran proses Pemilu 2019,” kata Jro Mangku Kasub saat dijumpai di rumahnya, Selasa (16/4/2019).

Sejak tiga bulan yang lalu, para caleg silih berganti datang atau tangkil ke Pura, hingga terakhir kemarin (Senin) sore ada salah satu caleg yang tangkil.

Caleg-caleg tersebut biasanya membawa banten pejati untuk dihaturkan, selanjutnya bersembahyang seperti biasa.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved