Pemkab Klungkung Jalin Kerja Sama dengan OWHCE, Kembangkan Wisata Warisan Budaya

Suwirta didampingi Sekda Klungkung menghadiri acara Konferensi Internasional IX Organization World Heritage Cities Eurasia

Pemkab Klungkung Jalin Kerja Sama dengan OWHCE, Kembangkan Wisata Warisan Budaya
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri acara Konferensi Internasional IX Organization World Heritage Cities Eurasia (OWHCE), di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Jalan Cemara Sanur, Denpasar Bali, Senin (30/4/2019) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri acara Konferensi Internasional IX Organization World Heritage Cities Eurasia (OWHCE).

Bertempat di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Jl Cemara Sanur, Denpasar Bali, Senin (30/4) sore.

Kegiatan ini merupakan diskusi mendalam tentang "Resilient Heritage and Tourism" (Warisan dan Pariwisata Tangguh).

Berdasarkan tujuan bersama untuk mengembangkan heritage tourism (pariwisata warisan), melalui pertukaran praktis dan kerja sama antar anggota wilayah untuk pelestarian peninggalan sejarah dan cagar budaya.

Baca: Petinju Bali, Gregorius Gheda Dende Target Emas Pra PON 2019

Baca: Kalahkan Pesilat Gianyar, Dian Purnami Raih Emas! Laga Antar Bintang Kelatnas Indonesia PD Bali

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta menyatakan komitmennya ikut bergabung di dalam "World Haritage Cities Eurasia" (Kota Warisan Budaya), dimana Kabupaten Klungkung merupakan pusat peradaban warisan budaya di Bali, yang memiliki aset pusaka yang bernilai tinggi.

Klungkung juga merupakan rekam jejak sejarah dari zaman kerajaan di Klungkung, dan memiliki nilai kearifan lokal yang otentik.

Nyoman Suwirta berharap aset pusaka peninggalan sejarah dan cagar budaya yang ada di Kabupaten Klungkung bisa dipromosikan didalam jaringan kota pusaka dunia.

Baca: Seorang Teman Ungkap Latar Belakang Dan Niat Asli Fadel Islami Nikahi Musdalifah

Baca: Winurjaya Nahkodai PBSI Bali Periode 2019-2023

Meningkatan nilai sosial, budaya dan ekonomi antara lain melalui pariwisata kota pusaka serta sebagai upaya nyata melestarikan aset-aset pusaka.

Sehingga bisa lebih dikenal dan menambah kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Klungkung.

”Komitmen kami pasti kuat dalam melastarikan kebudayaan, dimana Kabupaten Klungkung merupakan pusat kebudayaan di Bali maka dari itu peran serta masyarakat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan cagar budaya perlu dikelola,” ujar Bupati Suwirta.

Baca: Rayakan Kartini, The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung Gelar Seminar The Power of Women

Baca: Hari Ini Tarif Baru Ojek Online Mulai Berlaku, Ini Rinciannya

Sementara itu, Sekjen 0WHCE Mr Denis Ricard mengatakan, pada intinya Organization World Haritage Cities Eurasia ini adalah mencari atau meneliti daerah-daerah yang memiliki komitmen terhadap pelestarian warisan budaya yang dimiliki, untuk saling bertukar pikiran, gagasan dan inovasi untuk melestarikan cagar budayanya.

"Organisasi ini adalah organisasi yang benar-benar meneliti peninggalan warisan budaya, bukan semata-mata mencari anggota. Bagaimana konservasi pemerintah daerah terhadap warisan budaya yang dimiliki dengan penataan dan pelestarian pusaka sebagai strategi utama pengembangan kotanya," ujar Sekjen OWHCE Mr Denis Ricard

Pihaknya menambahkan, pada intinya organisasi ini bisa menghasilkan generasi muda yang wajib menjaga pelestarian budaya yang merupakan modal utama pada suatau daerah sehingga bisa dikenal di seluruh dunia.

Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AA Ngurah Rai Iswara, serta wali kota/bupati yang berkomitmen ikut bergabung dalam acara tersebut. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved