Trotoar Jebol Berdampak pada Kegiatan Adat Masyarakat

Trotoar jalan di Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana jebol. Trotoar di ruas jalan tersebut sudah rusak lebih dari setahun yang lalu

Trotoar Jebol Berdampak pada Kegiatan Adat Masyarakat
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
JEBOL - Trotoar di jalan wilayah Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana jebol dan lama tidak tertangani, Kamis (2/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Trotoar jalan di Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana jebol.

Trotoar di ruas jalan tersebut sudah rusak lebih dari setahun yang lalu.

Parahnya, hingga saat ini, belum ada penanganan apapun dari pihak terkait.

Seorang warga, Wayan Mur mengaku, trotoar jalan itu seharusnya diperbaiki karena akan berdampak pada kegiatan pasraman atau keagamaan, dan pengabenan massal.

Apalagi, kegiatan tersebut melibatkan masyarakat.

"Dulu beberapa kali ada yang terjerembab di lubang trotoar," ucapnya, Kamis (2/5/2019).

Baca: Inilah Dampak Kebohongan bagi Kita Menurut Psikologi

Baca: Tiga Hal Ini yang Dipelajari Pemkot Denpasar ke Bandung

Mur mengaku, tahun lalu ada perbaikan yang dilakukan di sisi selatan jalan.

Namun, banyak warga protes karena trotoar terlalu tinggi sehingga berpengaruh pada sistem drainase, saluran air menjadi tidak bagus.

"Kalau memang ada perbaikan, saluran airnya dulu ditangani, baru dibangun trotoar. Apalagi, kalau banjir sampai masuk ke dalam rumah," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa banjir setiap tahunnya semakin parah.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved