Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Beberapa Wilayah Bali, Begini Imbauan BMKG Denpasar

Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III, Denpasar mengatakan tinggi gelombang 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di Selat Bali dan perairan selatan Bali

Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Beberapa Wilayah Bali, Begini Imbauan BMKG Denpasar
Tribun Bali/Putu Supartika
Gelombang tinggi di Pantai Matahari Terbit, Senin (30/7/2018). Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Beberapa Wilayah Bali, Begini Imbauan BMKG Denpasar 

Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Beberapa Wilayah Bali, Begini Imbauan BMKG Denpasar

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menurut pantauan BMKG, tinggi gelombang di bagian selatan Bali mencapai 4 meter.

Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III, Denpasar, I Wayan Wirata mengatakan, melalui model, tinggi gelombang 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di Selat Bali dan perairan selatan Bali (Nusa Dua, Pecatu, Ungasan, Tanah Lot, Kuta, Sanur) dan Selatan NTB.

Serta tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan Bali hingga NTB.

Baca: Sosok Faisal Nasimuddin, Pria Yang Dikabarkan Dengan Luna Maya Bukan Orang Biasa, Ini Kekayaannya

Baca: Dukung Birokrasi Bersih, Lanal Denpasar Canangkan Pakta Integritas dan Zona Bebas Korupsi

"Hal ini disebabkan adanya tekanan rendah 1000 hPa di laut Banda. Pola angin di wilayah utara Indonesia umumnya dari selatan-barat dengan kecepatan 4-15 Knot. Sedangkan di wilayah selatan Indonesia umumnya dari tenggara-barat daya dengan kecepatan 4-40 Knot. Kemungkinan masih potensi tinggi gelombang untuk beberapa hari kedepan," ujarnya, Kamis (9/5/2019).

Agar diperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, ia mengimbau beberapa hal berikut.

1. Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 Knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 meter)
2. Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih cepat dari 16 Knot dan tinggi gelombang 1,5 meter)

Baca: Mengerikannya Pengalaman Pasien Yang Bangun Saat Operasi Besar Rasanya Seperti Dikubur Hidup-Hidup

Baca: Meskipun Kondisinya Sehat, Ketut Budi Arta Bangga Menjadi Peserta JKN-KIS

3. Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 Knot dan tinggi gelombang diatas 2,5 meter)
4. Kapal ukuran besar seperti kargo atau pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 Knot dan tinggi gelombang diatas 4 meter)

"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di daerah tinggi gelombang tersebut diimbau mempertimbangkan dengan kondisi cuaca seperti ini. Memang dengan adanya fenomena pasang maksimum air laut berdampak pada aktivitas di laut," ujarnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved