Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Robert Kevin Ellis

11 Tahun Pendam Rasa Kesal, Istri Ini Otak Pembunuhan Suaminya

"Membunuhnya sebenarnya bukan pilihan. Saya ingin ceraikan, tapi dia tidak mau. Sebelas tahun saya tidak diperlakukan sebagai istri," urai Bu Nur.

Tayang:
Penulis: Eviera Paramita Sandi | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali
Terdakwa otak pembunuh suami, Noor Ellis (kiri) mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (22/4/2015). Noor Ellis menangis saat anaknya minta hukumannya diperingan. 

Nur mengaku tidak tahu bagaimana korban dibunuh namun ia tahu tujuan korban dibungkus agar darahnya tidak tercecer.

Sedangkan yang membersihkan darah korban adalah dua pembantu perempuan Nur.

Selain itu Nur mengaku saat mengeksekusi korban Nur masih marah dengan korban.

Seperti diketahui, kasus ini terjadi pada Minggu 19 Oktober 2014 bertempat di Emerald Villa C6, Sanur.

Pembunuhan dilakukan kepada Robert Kevin Ellis (Warga negara Australia berpaspor Inggris) secara kerja sama antara tersangka Marlina Bela Zaghu, Yuliana Bili, Urbanus Yoh Ghogi, Yohanes Sairokodu, Adrianus Ngongo, Marten Rangga yang diduga atas suruhan Julaikah Noor Aini atau Noor Ellis.

Noor Aini merupakan majikan Martina Bela Zaghu dan Yuliana Bili sedangkan pelaku lainnya adalah teman pacar dua pembantu Noor Aini.

Hal itu dilakukan dengan cara Robert atau pak Bob didorong menuju dapur, lalu dibekap dengan handuk selama 1 jam.

Setelah pak Bob lemas dan mengeluarkan darah dari hidung, mulut, mata dan telinga kemudian empat tersangka laki-laki yang berperan sebagai eksekutor mengambil dua buah pisau dapur dan membacokkan kepada pak Bob dengan menusukkan ke leher lalu menggoroknya.

Setelah Pak Bob meninggal, darah korban lalu dibersihkan kemudian mayatnya dibungkus.

Saat terjadi pembunuhan, Marlina Bella Zaghu dan Yuliana Bili ikut membantu melancarkan pembunuhan tersebut dengan cara menjaga anjing agar tidak ribut sehingga tidak ada yang curiga.

Selanjutnya mayat korban dibuang di Desa Sedang Badung. Mayat akhirnya ditemukan di wilayah Badung pada 21 Oktober 2014 pukul 08.30 di pengairan subak terbungkus kulit sofa warna oranye. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved