Art and Culture
Cerpen Budi Darma Bermula Dari Mesin Ketik Pinjaman
Di usianya yang telah menginjak 78 tahun, Budi Darma masih mampu dengan jernih mempercakapkan segala hal tentang cerpen.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Uploader bali
Tribun Bali
Prof Dr Budi Darma MA, peraih penghargaan Pengabdian Cerpen dari Kompas 2003, saat membacakan cerpennya di Bentara Budaya Bali, Jalan Ida Bagus Mantra 88A, Ketewel, Gianyar, Bali, Jumat (22/5/2015).
Seringkali pelaksanaan sebuah program tidak sesuai dengan rencana yang dibuat, sematang apapun itu.
“Masyarakat kita masyarakat sinkronik, pelaksanaannya sesuai dengan keadaan daripada perencanaan yang kuat. Kita bisa merencanakan, tapi yang menentukan tetap keadaan sesaat,” tegasnya.
Dia kembali menekankan, meskipun caranya seperti itu, namun ada juga penulis yang terlebih dahulu membuat perencanaan dan butir-butir detailnya.
Ada pula pengarang yang baru tahu apa yang akan ditulisnya saat di pertengahan jalan membuat cerita. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/budi-darma_20150524_172623.jpg)