Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Melarat di Pulau Surga

Bocah 5 Tahun Ini Tiap Hari Terpaksa Nginap di Tetangga

Kamar tempat mereka tidur juga dijadikan dapur sehingga ada jelaga yang hitamnya melekat di dinding dan genteng rumah.

Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Ni Wayan Sintia Diana Wati (5) berdiri memegang buku di depan rumahnya di Desa Landih, Kintamani, Bangli, Rabu (1/7/2015) 

Apabila musim hujan, kata dia, airnya merembes ke dalam kamar.

"Iya niki sampun, kalau panas ya kepanasan kalau hujan bocor," katanya.

Di dalam kamar, ada dua ranjang kecil yang terbuat dari kayu dan bambu yang sudah lapuk.

Satu untuk istrinya, Ni Wayan Setiani (23) dan anak ketiganya yang hari ini genap berusia 10 hari, I Komang Sugianta.

Satunya lagi untuk dirinya.

Sementara Sintia dan adiknya Ni Kadek Apriliani (3) terpaksa menginap di rumah tetangga.

"Wayan dan Kadek biasanya nginap di rumah tetangga. Masih saudara saya juga. Mau bagaimana lagi, tidak ada tempat untuk tidur lagi," kata Sudika.

Kamar tempat mereka tidur juga dijadikan dapur sehingga ada jelaga yang hitamnya melekat di dinding dan genteng rumah.

Kayu bakar dan perabotan memasak pun memenuhi seisi ruangan.

Ada yang digantung, ada juga yang bercereran di atas lantai.

Beras yang dibungkus plastik, singkong dan sayuran berjejer di atas meja.

Jadi di kamar itu, tempat tidur, pakaian, dapur dan semua peralatannya menjadi satu.

"Semuanya jadi satu. Tidur, memasak ya di sini semunya," lirih Sudika.

Sementara di sebelah timur ada sebuah bangunan yang menyerupai Perapen.

Bangunan itu ia jadikan tempat bekerja menempa perabotan seperti pisau, golok, sabit, cangkul, dan sebagainya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved