Pilkada Serentak di Bali
Gelar Rapat Keluarga, Suwandhi Putuskan Sikap Politik Hari Ini
Sepintas Oka memberi sinyal rapat keluarga yang sedang berjalan untuk membahas sikap Suwandhi dalam menghadapi Pilwali Denpasar yang digelar dalam Pil
Penulis: Robison Gamar | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Politisi asal Sanur ini mengatakan siap bertarung. Soal waktunya kapan akan segera ditentukan.
Namun, Arjaya sempat memberi sinyal soal waktu, yakni 2017.
"Kan kasian pak wali kota capek ngurusin rakyat. Kita kasi waktu ia istirahat dua tahun sampai 2017..hahaha.," kelakar politisi PDIP ini.
Usai bercengkrama, keduanya kemudian melanjutkan pembicaraan secara pribadi berdua. Apapun keputusannya akan disampaikan kepada publik hari ini, yang merupakan batas terakhir bagi calon untuk melengkapi persyaratan pencalonan.
Saat ini ada dua pasangan calon yang mendaftar di Pilwali Denpasar. Masing-masing pasangan incumbent yang diusung PDIP dan NasDem, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan IGN Jaya Negara (Dharma Negara) dan pasangan dari Koaliasi Bali Mandara (KBM) Suwandhi dan Arjaya.
Sosok Suwandhi kini menjadi "kunci" nasib Pilwali Denpasar.
Dialah yang menentukan jadi atau ditundanya Pilwali Denpasar.
Jika sampai hari ini Suwandhi tidak melengkapi berkas surat pernyatan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Bali, maka dia akan tercoret dari pencalonan.
Dengan demikian, Pilwali bisa diundur sampai 2017 karena sesuai Undang-Undang minimal harus ada dua calon.
Apalagi jika setelah Suwandhi mundur, partai pengusung tidak menggantinya dengan calon baru di masa pendaftaran tahap 2 yang dibuka Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar.
Hingga kemarin, Suwandhi belum mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD.
Ia sekarang hanya memiliki waktu hari ini sampai pukul 16.00 Wita untuk menyetor berkas surat pengunduran diri.
Adapun Ketua Golkar Denpasar Wayan Mariyana Wandira mengklaim Suwandhi masih siap maju bertarung.
Tapi ditanya soal apakah akan mengurus surat pernyataan pengunduran diri pada hari terakhir, Wandira malah menggantung jawabanya.
“Menurut Suwandhi akan diurus, kita tunggu saja,” kata Wandira, yang mengaku sempat bertemu Suwandhi kemarin.
Mengenai rencana cadangan untuk mengusung calon baru jika Suwandhi benar-benar kandas di pencalonan, Wandira belum berani berspekulasi.
Sebab, Golkar tergabung dalam koalisi. Apapun keputusannya akan dibicarakan bersama.
“Semua tergantung koalisi, kita lihat saja nanti,” kata ketua tim pemenangan Suwandhi dan Arjaya ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/i-ketut-suwandhi_20150807_105039.jpg)