Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Benarkah Bali Sesungguhnya Tak Perlu Jalan Tol ?

Pro dan kontra muncul terkait dengan rencana Pemerintah Provinsi Bali membangun jalan tol yang direncanakan akan membelah Bukit Bedugul tersebut.

Tribun Bali/Prima

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ragil Armando

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ternyata tidak semua elemen masyarakat Bali yang setuju dengan rencana pembangunan jalan tol Denpasar-Buleleng.

Pro dan kontra muncul terkait dengan rencana Pemerintah Provinsi Bali membangun jalan tol yang direncanakan akan membelah Bukit Bedugul tersebut.

(Bentuk Tol Denpasar-Buleleng Seperti Huruf Y)

Suara tidak setuju salah satunya datang dari Ketua Pusat Koordinasi Hindu Indonesia, Ida Bagus Susena Wanasara.

(Tol Denpasar-Buleleng Belah Bukit Bedugul, Kuta-Tanah Lot Hanya 20 Menit)

Ia mengatakan pembangunan jalan tol Denpasar-Buleleng sangat tidak sesuai dengan daya tampung dan daya dukung yang dimiliki oleh Bali.

“Ya kalau kita tidak setuju. Alasan pertama yaitu Bali memiliki keterbatasan daya tampung dan daya dukung. Selain itu, Pulau Bali itu sangat kecil sekali,” ungkapnya ketika dihubungi Tribun Bali, tadi malam.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini akan membuat alih fungsi lahan besar-besaran yang nantinya akan meningkatkan jual-beli lahan besar-besaran.

Hal ini menurutnya tidak dipikirkan oleh pemerintah.

“Baru rencana aja pasti sudah jual beli lahan akan gencar sekali. Itu dampak yang paling signifikan. Harga tanah juga, seperti bandara di Buleleng. Jadi sebenarnya ini tidak dipikirkan pemerintah,” katanya.

Susena juga mengatakan bahwa nilai-nilai tradisional akan hilang apabila terjadi pembangunan tol seperti ini.

Menurutnya, yang diperlukan Bali adalah perbaikan jalan dengan perbaikan struktur, memperlebar jalan, dan bukannya pembangunan jalan tol.

“Mau diapakan Bali kalau dibuat beton? Seharusnya jalan yang sudah ada dibuat dengan kualitas terbaik, jalan kelas satu lah, diperlebar, dibuat struktur yang bagus. Bukan dibuat jalan tol,” ujarnya.   

Selain itu pembangunan tol juga akan membuat dampak perubahan sosial dan budaya bagi masyarakat Bali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved