Waduh, Warga Berawa Diresahkan Petarung MMA yang Suka Mengancam dan Ugal-ugalan
Amokrane telah di-blacklist oleh pemilik akomodasi pariwisata di dua wilayah. Yakni di Berawa dan Seminyak-Kuta.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Pertengahan tahun 2015, Amokrane sempat makan di restoran tempatnya bekerja selama sembilan tahun itu.
Namun, setelah makan, pria kekar berkepala botak itu malah kabur tanpa bayar.
Saat datang kedua kalinya, manager restoran mengusirnya.
Namun dia malah mengancam mau menyakiti manager.
"Manager saya diancam, dia lari teriak-teriak minta tolong. Sebenarnya, sebelum memperlakukan manager saya seperti itu, dia sudah di-blacklist di setiap hotel, vila dan restoran di Seminyak. Dan, sekarang di sini (Berawa) pun di-blacklist," ujar Diantara.
Diantara mengatakan, atlet MMA itu juga sering membuat resah wisatawan.
"Belum lama ini, ada bule yang lagi jalan sama istrinya. Amokrane lewat, lalu berhenti di depan kedua bule suami istri itu, lalu bilang, 'istrimu cantik, boleh aku pinjam? Gitu dia bilang, langsung bule itu ngamuk. Belum lama ini, dia juga pernah bikin seorang wisatawan yang lagi makan di restoran marah-marah. Pokoknya dia telah meresahkan sekali," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di Polsek Kuta Utara, tahun 2015 lalu Amokrane pernah dipanggil pihak kepolisian karena kerap membuat resah di Berawa.
Dan, 7 April belum lama ini, Amokrane juga kembali dilaporkan warga karena suka mengancam dan ugal-ugalan mengendarai mobil di Jalan Pantai Berawa.
Namun surat panggilan yang diberikan langsung pada Amokrane disobek, dan dia tak memenuhi panggilan polisi. (*)