Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali

BREAKING NEWS: Bule Pembuat Onar di Berawa Dikabarkan Ditembak Polisi

Bule Prancis, Amokrane Sabet (49) yang beberapa waktu lalu diberitakan Tribun Bali meresahkan masyarakat Berawa, Badung, Bali, dikabarkan ditembak

Istimewa
Amokrane Sabet sedang minum air kelapa muda di sebuah tempat di Kuta Utara, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Bule Prancis, Amokrane Sabet (49) yang beberapa waktu lalu diberitakan Tribun Bali meresahkan masyarakat Berawa, Badung, Bali, dikabarkan ditembak oleh petugas kepolisian.

[VIDEO] Aksi Amokrane Si Petarung MMA Yang Ditembak Polisi di Bali

Berdasarkan foto yang diunggah di Instagram infodenpasar, Senin (2/5/2016), menunjukkan petugas kepolisian tampak ramai, dan seseorang tampak telentang di pinggir jalan, wajahnya ditutup dengan emotion sedih.

(Siapa Sebenarnya Bule Amokrane? Ini Daftar Keonarannya di Bali)

Dalam foto tersebut dituliskan keterangan : Breaking News ! WNA yang sering meresahkan warga berawa, yakni Amokrane Sabet harus ditembak oleh petugas karena mencoba melawan saat akan ditangkap.

(Waduh, Warga Berawa Diresahkan Petarung MMA yang Suka Mengancam dan Ugal-ugalan)

Infodenpasar juga menuliskan, Info lanjutan menyusul. Thanks @yuliabintang#CitizenJournalist

)


(Instagram infodenpasar)

Komentar netizen beragam menanggapi informasi tersebut.

Akun agungopyx menuliskan: ‘itu sampe brimob yg turun apa cuma sabhara aja ya? kyk grebeg teroris gt ahahaha. tpi syukurlah orng luar ini akhirnya di lumpuhkan wakakkak’.

(VIDEO: Detik-detik Tewasnya Bule Amokrane di Bali, Terdengar 15 Kali Suara Tembakan)

bdsugi: Trims pak pol tindakan tegasnya..

(VIDEO: Begini Amokrane Menantang Polisi dengan Pisau Sebelum Ditembak Mati)

Seorang netizen tampak masih belum percaya, bawanayoga: @kipliassoy@maddisonbrett bener ne ?

wiryakrishna_: mkanya jangan sok jagoan di bali.

Sebelumnya diberitakan Tribun Bali, berdasarkan informasi yang dihimpun di Polsek Kuta Utara, tahun 2015 lalu Amokrane pernah dipanggil pihak kepolisian karena kerap membuat resah di Berawa

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Wayan Arta Ariawan membenarkan pihaknya memanggil kembali Amokrane setelah pemanggilan sebelumnya di pertengahan tahun 2015.

Di mana saat itu dia diancam dideportasi bila kembali membuat onar.

Terkait surat pemanggilan 7 April yang dirobek dan tak dipenuhi, Kompol Arta akan melayangkan surat pemangilan kedua.

"Kami akan kirim surat panggilan kedua dulu, kalau tetap tidak dipenuhi, nanti kita pikirkan lagi," ujar.

Hingga berita ini dimuat, belum ada konfirmasi dari pihak terkait. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved