Waduh, Warga Berawa Diresahkan Petarung MMA yang Suka Mengancam dan Ugal-ugalan

Amokrane telah di-blacklist oleh pemilik akomodasi pariwisata di dua wilayah. Yakni di Berawa dan Seminyak-Kuta.

Istimewa
Amokrane Sabet sedang minum air kelapa muda di sebuah tempat di Kuta Utara, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Desa Berawa merupakan wilayah di Kuta Utara yang sedang berkembang menjadi kawasan pariwisata internasional dengan objek utamanya Pantai Berawa, Badung, Bali.

Hotel, vila, restoran dan bar pun sudah banyak dibangun di sepanjang jalan menuju pantai.

(Bule Suka Bikin Onar di Berawa Ini Robek Surat Panggilan Polisi)

Dilihat dari luar, suasana di Desa Berawa tampak tenang dengan senyum ramah warga, pekerja pariwisata dan wisatawan.

(BACA JUGA: Terungkap, Sobrat Terbakar Api Cemburu Lihat Tamara dan Adrian Berduaan, Begini Kisahnya!)

Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, Senin (25/4/2016), di balik keharmonisan tersebut, setiap orang yang berada di Berawa, baik warga, pekerja pariwisata, pemilik akomodasi pariwisata, dan para wisatawan tengah dalam kesusahan lantaran Amokrane Sabet (49), warga berkebangsaan Prancis, mengancam keselamatan mereka.

(Bule Pembuat Onar di Berawa Pernah Minta Pinjam Istri Orang, Sang Suami Pun Berang!)

Menurut seorang pemilik restoran yang tak mau disebutkan namanya, Amokrane telah di-blacklist oleh pemilik akomodasi pariwisata di dua wilayah.

Yakni di Berawa dan Seminyak-Kuta. Sebab, saat memakai fasilitas pariwisata, tidak pernah mau membayar.

(BREAKING NEWS: Bule Pembuat Onar di Berawa Dikabarkan Ditembak Polisi)

Meskipun tidak diterima di Berawa, namun Amokrane tetap memperlihatkan diri di sana.

Dia selalu ugal-ugalan saat mengendarai mobil warna merahnya, dan tetap makan di restoran tanpa membayar.

Meski demikian, tidak ada yang berani menegurnya.

Sebab, Amokrane bertubuh tinggi kekar, watak keras, dan belakangan diketahui dia petarung Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran yang memperbolehkan berbagai teknik pertarungan, seperti pergumulan, tendangan, dan pukulan.

Seorang satpam restoran, Nyoman Diantara, tampak geram saat mendengar nama Amokrane. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved