Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali
VIDEO Petugas Melumpuhkan Amokrane Beredar, Kali Ini Berbeda Dari Video Sebelumnya
Video saat melumpuhkan Amokrane kembali beredar di Facebook. Tak seperti video sebelumnya.
Penulis: Irma Yudistirani | Editor: Irma Yudistirani
Amok pun kemudian menikam Brigadir Sudiarta yang kala itu dalam posisi terlentang tak berdaya.
“Sempat diberi tembakan peringatan tetapi diabaikan. Malah dia berhasil menangkap satu orang anggota kita dan terjadi pergumulan. Anggota kita kemudian ditusuk. Ada delapan tusukan, salah satunya mengenai leher dan jantung. Akhirnya anggota kita gugur. Karena sudah tidak bisa dikendalikan lagi akhirnya ditembak oleh aparat,” jelas Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto.
Kondisi anggota Buser Polsek Kuta Utara itu tampak kritis.
Brigadir Sudiarta kemudian meninggal lantaran luka yang dideritanya sangat parah.
Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit BaliMed.
Saat melihat rekannya ditikam hingga tewas, anggota Brimob terpaksa menembak Amok dengan peluru tajam.
Dari informasi seorang anggota tim keamanan Banjar Tegal Tamu, Amok diketahui menyimpan sejumlah senjata tajam (sajam) di villanya.
"Dari yang saya dengar dia punya koleksi senjata tajam. Bahkan dia nyimpan dua buah samurai di villanya. Pisau belati itu pun koleksi miliknya," ujat seorang anggota tim keamanan Banjar Tegal Gundul yang tidak bersedia namanya ditulis, Selasa (3/5/2016) lalu. (*)