Citizen Journalism

Kutu Anjing dan Kucing, Jangan Anggap Sepele!

Caplak dan pinjal menyebabkan anjing atau kucing tidak tenang dan menggaruk-garuk badan.

Kutu Anjing dan Kucing, Jangan Anggap Sepele!
Istimewa
ki-ka: Caplak anjing berisi telur, dan pinjal anjing 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Para penyayang anjing dan kucing rata-rata pernah melihat kutu pada hewan kesayangan mereka.

Daerah tropis seperti Indonesia memang ideal untuk hidup kutu sepanjang tahun.

Ada beberapa jenis kutu, namun penulis hanya sebut yang penting saja.

Sebenarnya kita perlu membedakan antara kutu yang besar yang disebut caplak (Indonesia) atau ticks (Inggris), dengan kutu kecil pipih yaitu pinjal (Indonesia) atau fleas (Inggris).

Pinjal sering disebut orang awam sebagai  kutu kucing, karena paling sering ditemukan pada kucing. Pada anjing kedua macam kutu tersebut bisa ditemukan bersamaan, tetapi pada kucing biasanya hanya ada pinjal.

Caplak dan pinjal menyebabkan anjing atau kucing tidak tenang dan menggaruk-garuk badan.

Bagi pemilik hewan kesayangan pemandangan seperti itu menimbulkan rasa kasihan.

Bahaya caplak

Caplak yang biasanya mengisap darah anjing adalah jenis Rhipicephalus sanguineus.

Caplak betina yang telah bertelur (engorged ticks) kelihatan gendut, sedangkan yang jantan tetap pipih dengan kaki kelihatan banyak.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved