Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gunung Agung Terkini

Ini Dampak Panjang Status Awas Gunung Agung Sebulan Lebih, Pastika: Bukan Saya Ngeyel

Disebutkan, status Awas selama satu bulan lebih (sejak 22 September 2017) telah menimbulkan dampak yang panjang.

Tayang:
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika 

Hal itu untuk menghindari adanya korban saat terjadi erupsi yang belum diketahui waktunya.

“Mau dievaluasi nanti sampai kapan (status Awas) ini,” kata Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (24/10), seperti dikutip Tribunnews.com.

Besok, Kamis (26/10/2017), pemerintah kembali melakukan rapat koordinasi.

Luhut pun akan meminta PVMBG melakukan kajian lagi, dan memberikan second opinion atau third opinion dengan memerhatikan berbagai dampak status Awas.

Luhut menyatakan, kondisi Gunung Agung yang memiliki tinggi 3.142 mdpl telah memengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya, termasuk roda perekonomian.

Lantaran kondisinya yang terus menurun secara drastis, mantan Menko Polhukam itu menyarankan agar segera ada keputusan berani.

Ditambahkan, pemerintah masih tetap memilih Bali sebagai tempat pertemuan tahunan International Moneter Fund (IMF) dengan Bank Dunia (World Bank) yang akan berlangsung Oktober 2018.

Segala infrastruktur saat ini diperbaiki untuk menyambut acara yang akan dihadiri kepala pemerintahan dari puluhan negara tersebut.

Luhut pun berdoa agar tidak terjadi apa-apa di Bali saat pertemuan IMF dan World Bank berlangsung.

Karena status Gunung Agung saat ini masih Awas, namun belum terjadi erupsi.

“Pertemuan IMF dan World Bank tetap (Bali). Kita berdoa saja Gunung Agung enggak aneh-aneh," ujarnya.

Sebelumnya, Luhut menjelaskan dalam Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 yang dihadirinya di Washington DC, AS, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia ikut menyoroti perkembangan Gunung Agung yang berpotensi mengalami erupsi.

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan bahwa delegasi Indonesia membawa serta Profesor Surono, ahli gunung api, yang menjelaskan dengan detail mengenai perkembangan Gunung Agung.

"Yang menarik, Gunung Agung ini sejak dinyatakan Awas sampai hari ini kelihatannya energinya terus turun. Ini kita tunggu apakah diturunkan statusnya atau tidak," kata Luhut. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved