Melarat di Pulau Surga

Derita Ni Nengah Kerti, Suami Lumpuh dan Anak Menderita Gizi Buruk

Kerti sangat berharap ada pihak yang mau meringankan beban hidupnya, serta berharap pihak rumah sakit memberikan keringanan biaya pengobatannya.

Derita Ni Nengah Kerti, Suami Lumpuh dan Anak Menderita Gizi Buruk
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Ni Nengah Kerti menggendong anaknya yang mengalami gizi buruk di RSUD Sanjiwani, Jumat (1/12/2017) (kiri). Suami Ni Nengah Kerti terbaring di RSUD Sanjiwani karena kanker paru-paru dan kelumpuhan (kanan) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Raut wajah Ni Nengah Kerti (28) tampak tegar saat berjalan di lorong RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali, Jumat (1/12/2017).

Diapun tampak bolak-balik dari ruang Abimayu ke ruang Sahadewa tempat suami dan anaknya di dirawat.

Perempuan asal Banjar Kebon Kaja, Tembuku, Bangli ini merupakan ibu rumah tangga tangguh.

Meskipun hidup miskin membuat balitanya mengalami gizi buruk dan suaminya lumpuh serta mengidap penyakit paru-paru, Kerti tetap tegar.

Tak sedikitpun rasa menyesal dan putus asa yang tersirat di raut wajahnya.

Saat ditemui di RSUD Sanjiwani, Jumat (1/12/2017), Kerti sedang sendirian menjaga suami dan anaknya.

Tidak ada sanak keluarga yang menemaninya.

Namun Kerti mengatakan, ketiadaan sanak keluarganya menemaninya di rumah sakit, bukan karena mereka tidak peduli dengan kondisinya.

Tetapi dikarenakan hidup miskin, keluarganya tidak memiliki ongkos untuk menjenguknya ke RSUD Sanjiwani.

“Keluarga saya sedikit, dan semuanya miskin. Tidak punya biaya ke Gianyar. Jangankan ongkos angkutan, untuk makan sehari-hari saja kami susah, seringan untuk makan dibantu oleh tetangga. Sekarang saja, saya bingung harus mencari biaya pengobatan dan biaya makan selama di sini,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved