Melarat di Pulau Surga
Derita Ni Nengah Kerti, Suami Lumpuh dan Anak Menderita Gizi Buruk
Kerti sangat berharap ada pihak yang mau meringankan beban hidupnya, serta berharap pihak rumah sakit memberikan keringanan biaya pengobatannya.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Saat pertama kali mengetahui penyakit suaminya, Kerti tidak bisa berbuat apa-apa lantaran tidak memiliki biaya berobat.
Namun setelah dibiarkan dalam beberapa bulan, kondisi suami semakin parah.
Beban hidupnya semakin sulit, lantaran di waktu yang bersamaan kondisi anaknya juga semakin memprihatinkan.
Karena itu, dia pun memberanikan diri membawa mereka ke Puskesmas.
Namun oleh pihak Puskesmas, suami dan anaknya justru dirujuk ke RSUD Sanjiwani.
Kerti sangat berharap ada pihak yang mau meringankan beban hidupnya, serta berharap pihak rumah sakit memberikan keringanan biaya pengobatannya.
“Sekarang tyang hanya bisa pasrah saja. Berharap Ida Sang Hyang Widhi memberikan kami jalan keluar. Semoga ada orang-orang baik yang bersedia membantu kami,” ujarnya sembari memangku anaknya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kerti_20171202_170223.jpg)