Mantan Polisi Ditemukan Tewas
Viral Di Medsos, Akun Stella Halim Posting Foto Terkait Pembunuhan Aiptu Suanda
Akun Stella Halim juga mengaku bahwa keluarganya menjadi korban si pelaku yang juga disebut sebagai penipu keji.
Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar masih berusaha keras mencari petunjuk siapa aktor di balik tewasnya mantan anggota Polsek Denpasar Timur, Aiptu I Made Suanda (58).
Baca: BREAKING NEWS: Ini Wajah 3 Terduga Pelaku Pembunuhan Aiptu Suanda, Satu Orang Wanita
Setelah jenazahnya ditemukan di sebuah rumah di Jalan Nuansa Kori No 30, Ubung Kaja, Denpasar, Bali, Selasa (19/12/2017), kini beredar foto terduga pelaku di media sosial.
Baca: Honda Jazz Milik Aiptu Suanda Terparkir di TKP Pembunuhan Jalan Nuansa Kori
Akun Facebook yang memposting foto tersebut bernama Stella Halim.
Baca: Kunjungan Turis Ke Bali Mulai Pulih, Dari 17 Wisman Kini Menjadi 12.364
Baca: VIDEO Gunung Agung Kembali Mengeluarkan Asap Pekat Dominan Abu Vulkanik
Pada caption yang ditulis pemilik akun, foto pria yang diunggahnya pada 19 Desember 2017 pukul 21.45 Wita, disebutnya sebagai terduga pelaku pembunuhan sadis Suanda, yang diduga tewas setelah menjual mobil Honda Jazz pada 15 Desember 2017.
Baca: Rentetan Kejadian Mencekam Saat Jasad Aiptu Suanda Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan
Baca: Sebelum Tewas Aiptu Suanda Terlihat Linglung, Hingga Secara Niskala Keluarga Temukan Petunjuk Ini
Baca: 8 Fakta Tragis Yang Diperoleh Tim Forensik RSUP Sanglah Terkait Kematian Aiptu Suanda
Dalam penjelasannya, akun Stella Halim juga mengaku bahwa keluarganya menjadi korban si pelaku yang juga disebut sebagai penipu keji.
Kronologinya, versi akun Stella Halim, sang korban (Suanda) membuat iklan untuk penjualan mobil Jazz yang warna putih.
Si terduga pelaku kemudian datang ke rumah korban dan mengajak korban ke bank untuk transaksi dan meminta korban membawa semua surat-surat mobil agar bisa langsung dibawa mobilnya.
"Saya ga paham kronologi detailnya tapi dari laporan keluarga korban, korban tidak pulang-pulang dari sejak transaksi mobil Jazz itu," tulisnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aiptu-suanda_20171220_095303.jpg)