Polisi: Diduga Kuat Ini Gerombolan Pelaku Pembunuhan Sosok Pria di Jalan Raya Dalung
Hingga saat ini para pelaku pengeroyokan masih buron karena minimnya saksi mata dan kamera CCTV di TKP
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA– Polres Badung bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Utara terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Jalan Raya Dalung, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Rabu (10/1/2018) dinihari sekitar pukul 04.00 Wita.
Kejadian berdarah itu terjadi tepatnya di depan SD Imanuel Dalung.
Peristiwa itu mengakibatkan seorang pria asal Sumba Barat, NTT, Darius Taba Kababa (32) meninggal dunia.
Baca: Gunung Agung Keluarkan Asap dan Abu Vulkanik Setinggi 2,5 Km di Atas Kawah, Hujan Abu di Wilayah ini
Baca: TERKINI: Video Gunung Agung Keluarkan Asap Pekat Sore ini, Abu Vulkanik Diprediksi Jatuh Disini
Baca: BREAKING NEWS: Gunung Agung Keluarkan Asap Pekat Sore ini, Asap Terlihat Cukup Tinggi
Hingga saat ini para pelaku pengeroyokan masih buron karena minimnya saksi mata dan kamera CCTV di TKP.
Menurut informasi yang diperoleh, saat ini seluruh barang bukti berupa pakaian korban, sepeda motor, dan barang bukti lainnya sudah diamankan di Polsek Kuta Utara.
Sementara pihak kepolisian juga sudah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar.
Salah satu sumber di kepolisian menyebutkan, para pelaku ini diduga kuat adalah anggota geng motor.
Pasalnya mereka bergerombol dan membawa senjata tajam seperti pedang samurai dan balok kayu yang diperuntukan untuk melumpuhkan targetnya.
"Diduga kuat mereka (pelaku) adalah geng motor, karena melihat dari ciri-cirinya membawa sajam dan beraksi pada dinihari," ucapnya.
“Kami masih terus lakukan penyelidikan dan mengejar para terduga pelakunya,” ujar Kasatreskrim Polres Badung, AKP I Made Pramasetia, Kamis (11/1/2018).
Dia menyatakan, hingga saat ini pihak kepolisian masih belum mengetahui motif apa yang digunakan para pelaku melakukan pengeroyokan tersebut.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi di TKP dan juga saksi yang juga menjadi korban saat peristiwa tersebut,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembunuhan_20180111_202314.jpg)