Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Siap Berubah Menjadi Universitas, Ini Persiapan yang Dilakukan Stikom Bali

Ketua Stikom Bali saat hadir dalam kegiatan buka bersama anak yatim piatu dan duafa, dalam sambutannya meminta doa untuk kelancaran Stikom

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Dr Dadang Hermawan selaku Ketua Stikom Bali saat memberikan sambutan kegiatan acara di Aula Kampus Stikom Renon, Denpasar, Bali, Selasa (22/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Stikom Bali saat hadir dalam kegiatan buka bersama anak yatim piatu dan duafa Selasa (22/5/2018) kemarin, dalam sambutannya meminta doa untuk kelancaran Stikom berubah menjadi Universitas tahun ini.

Sebagai informasi, kegiatan buka puasa bersama tersebut diadakan oleh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI), Pesantren Digital Indonesia, Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII), di Aula Stikom Bali, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali.

Ketua Stikom Bali meminta dukungan doa untuk kelancaran perubahan nama Sekolah Tinggi menjadi Universitas pada tahun ini.

"Atas keputusan yayasan, Stikom ini tadinya mau bermetamorfosa menjadi Institut. Tapi setelah ditinjau oleh para pejabat dari Kemendes Ristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia), kami disarankan langsung saja menjadi universitas bukan institut lagi. Karena kalau institut kan, terbatas jumlah program studinya," terang Dr Dadang Hermawan, Ketua Stikom saat ditemui Tribun Bali, Selasa (22/5/2018) kemarin.

Ditambahkan Hermawan, jika Stikom Bali menjadi universitas maka akan banyak bidang ilmu pemdidikan dalam program studi yang akan diterapkan.

Sementara itu, jika masih menjadi institut maka bidang ilmu pendidikannya akan terbatas.

Apabila terlaksana menjadi universitas, Stikom Bali akan membuka 10 program studi dengan tingkat pendidikan hingga Sarjana 1.

Diantara 10 program studi itu ada teknik informatika atau ilmu komputer, teknologi informasi, sistem informasi, sistem komputer, rekayasa perangkat lunak, desain komunikasi visual, manajeman, akutansi, radio televisi dan film, serta bahasa inggris.

Stikom Bali nantinya akan mendirikan gedung Program  Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) yang berada di 2 wilayah seperti Kabupaten Klungkung dan Kota Singaraja, dimana dalam PSDKU tersebut masing-masing wilayah ada 3 program studi.

PSDKU Kabupaten Klungkung akan ada program studi akuntansi, usaha perjalanan wisata dan teknik elektro, sedangkan PSDKU Kota Singaraja ada program studi manajeman informatika, komputer akuntansi dan teknik komputer.

PSDKU menjadi hal yang baru dalam Kemendes Ristekdikti dan akan diterapkan oleh Stikom Bali, sehingga nama baru yang akan disandang adalah Universitas Stikom Bali.

Dimana Stikom Renon dan Stikom Jimbaran akan menjadi pusat kampus, sedangkan PSDKU yang ada di Kabupaten Klungkung dan Kota Singaraja menjadi program studi diluar kampus, dengan latar belakang dari program studi yang dimiliki Stikom Bali yang berbasis IT.

"Sebagai contoh manajemen, manajeman yang berbasis IT, akuntansi berbasis IT, kemudian bahasa inggris juga banyak belajar bagaimana mendukung prasarana belajar berbasis IT, semua berbasis IT. Itu yang membedakan kami dengan prodi-prodi yang ada di perguruan tinggi lainnya," lanjutnya.

Hermawan berharap tokoh-tokoh masyarakat, alim ulama yang hadir pada saat acara buka puasa bersama kemarin, turut mendoakan untuk kelancaran dan keberkahan dari metamorfosa Stikom Bali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved