Sebelum Buang Bayi Kembar di Jalan Ratna Denpasar, Pasangan Muda Ini Kerap Lakukan ini di Kamar

Wanita muda ini diduga sebagai pelaku pembunuhan bayi kembar yang dikandungnya hingga sembilan bulan sembilan hari lamanya itu

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
Kolase Tribun Bali
Kedua terduga pelaku dan TKP penemuan orok kembar di Jalan Ratna Denpasar. 

Dari situ akhirnya, ditemukan orang dengan ciri-ciri seperti yang dicari oleh polisi.

Kemudian ditelusuri dan akhirnya ditangkap di Jimbaran.

"Saat kami amankan di Jimbaran, kami juga mendapat info bahwa F sudah kabur. Kami berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Labuan Bajo untuk penangkapan," bebernya.

Ada Luka Robek di Leher Bayi Kembar

Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap wanita berinisial D, yang diduga sebagai ibu bayi kembar yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Ratna Denpasar, Bali.

Polisi pun masih menunggu hasil pemeriksaan oleh tim medis terkait visum yang dilakukan terhadap D.

Ternyata, terbunuhnya bayi kembar ini masih menyimpan beberapa pertanyaan besar, seperti bagaimana si ibu dan bapak itu menghadapi proses persalinan?

Kapolsek Denpasar Timur, AKP Nyoman Karang Adiputra menjelaskan, bahwa proses persalinan ini masih dalam rangkaian pertanyaan yang akan diperiksakan kepada terduga pelaku, berinisial D tersebut.

Di sisi lain, memang pihaknya tidak menemukan adanya pil penggugur kandungan.

Artinya, bayi kembar itu cukup kuat dugaan lahir dalam kandungan dan berumur sudah pada waktunya untuk lahir.

"Statusnya normal saat lahiran. Sudah berbentuk lahir kembar. Makanya nanti kami dalami bagaimana proses lahiran ketika memang alat bukti dari dokter itu keluar jumat depan," ucapnya, kepada Tribun Bali, Rabu (18/7/2018).

Karang mengaku, untuk keterlibatan orang lain (yang membantu proses persalinan) hingga saat ini masih dalam proses lidik.

Apakah ada atau tidak,itu semua bisa dibuktikan dari hasil pemeriksaan saksi, yang dikuatkan dengan hasil pemeriksaan dokter.

Dengan demikian, ketika positif ada dua alat bukti, maka bisa untuk menjerat D.

Baca: Begini Kondisi Putri Denada Usai Jalani Kemoterapi, Hati Denada Hancur Hingga Lakukan Ini

"Sedangkan untuk F (kekasih D) masih kami terus koordinasi dengan pihak Polsek Labuan Bajo untuk menangkapnya," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved