Sebelum Buang Bayi Kembar di Jalan Ratna Denpasar, Pasangan Muda Ini Kerap Lakukan ini di Kamar

Wanita muda ini diduga sebagai pelaku pembunuhan bayi kembar yang dikandungnya hingga sembilan bulan sembilan hari lamanya itu

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
Kolase Tribun Bali
Kedua terduga pelaku dan TKP penemuan orok kembar di Jalan Ratna Denpasar. 

Mulanya warga mengira bangkai kucing yang mati.

"Iya beberapa jam yang lalu. Sekitar pukul 11.00 WITA. Tadi warga mencium bau bangkai, jadi dikira kucing mati, ternyata pas mau diambil ada kakinya keluar sehingga warga pun kaget."akuinya.

Kata dia bayi tersebut sudah meninggal dan diperkirakan disimpan di lokasi sejak dua hari yang lalu.

"Jadi Jumat malam kemarin itu, warga sempat dengar ada suara bayi menangis. Mungkin waktu itu masih hidup. Sudah ada dua hari yang lalu lah. Nah pas minggu pagi tadi masyarakat mencium bau busuk itu." kata dia.

Ia juga mengatakan kalau orok tersebut merupakan bayi kembar berjenis kelamin perempuan yang dibungkus sama kantong plastik putih dan kain.

"Iya tadi, itu dibungkus sama plastik putih dan kain, nah itu pas ada yang angkat itu kaki si bayi itu keluar." kata dia.

Sementara ungkap dia orok itu diletakkan di depan kos-kosan yang dihuni beberapa anak kos lelaki.

"Kalau di kos itu yang tinggal anak lelaki semua, nggak ada anak perempuan sih setau saya." ungkapnya.

Kini lokasi penemuan sudah dipasang police line oleh pihak kepolisian. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved