Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

2.946 Orang Buta Aksara di Kubu, Disdikpora Berikan Pelatihan Membaca dan Menulis

Tingginya kasus buta aksara di Kubu karena warga, terutama yang tinggal daerah pegunungan, berhenti sebelum tamat sekolah dasar

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Youtube
Ilustrasi 

"Kalau dihitung di semua Kecamatan di Karangasem, warga yang sudah ikut pelatihan sebanyak 6.138 orang. Sedangkan sisa buta aksara di Kabupaten masih 8.180 orang. Kemungkinan tahun 2019 akan dianggarkan kembali," janji Surita, sapaannya.

Disdikpora Karangasem juga telah membangun 3 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Pusat ini untuk akomodir warga usia 8 - 15 tahun yang buta aksara.

Warga yang masuk PKBM akan menempati kelas 4.

"Banyak warga ikut," ungkapnya.

Anggaran yang dialokasikan untuk mengentaskan buta aksara mencapai belasan milliar sejak 2016.

Anggarannya untuk tutor, modul, serta alat tulis kantor (ATK).

Peserta yang ikut pelatihan membaca, menulis, dan berhitung juga mendapat uang saku.

"Tahun ini (2018), pelatihan digelar di 8 kecamatan. Kuota peserta paling banyak di Kecamatan Rendang dan Selat. Untuk peserta yang lulus pelatihan mendapat surat keterangan melek belajar (SUKMA)," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved