Breaking News:

Wayan Aris Berlari Selamatkan Anaknya dari Gigitan Anjing Terinfeksi Rabies, Namun Terlambat

Made Krisna yang sedang bermain sendiri, tiba-tiba didekati seekor anjing liar, dan langsung menyerang lengan tangan kanan bagian atas.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Rizki Laelani
Tribun Bali/Dwi
Ilustrasi 

Sebagai sosok seorang ibu, tidak dipungkiri jika dirinya masih dihantui rasa khawatir pasca serangan anjing liar pekan lalu, meskipun Made Krisna telah mendapatkan penanganan medis.

Kekhawatiran ini lantaran beberapa waktu sebelumnya, juga sempat terjadi kejadian serupa yang menimpa warga sekitar.

Di lain pihak, Kepala Dusun Alisbintang, Desa Sulahan, Susut, I Nyoman Muliawan tidak menampik bahwa musibah yang menimpa Made Krisna, merupakan kali kedua sejak awal tahun 2018 lalu.

Ia mengatakan, pada kejadian pertama telah dilakukan penyisiran terhadap anjing-anjing liar, setelah dipastikan jika anjing itu positif rabies.

Terkait musibah yang menimpa Made Krisna, Muliawan mengaku telah menindaklanjutinya, dengan melakukan pertemuan bersama warga setempat.

Dalam pertemuan tersebut, warga sepakat untuk dilakukan proses eliminasi bagi seluruh anjing yang diliarkan pemiliknya.

“Rencananya proses eliminasi akan digelar Senin depan (19/11/2018) bersama dengan pihak dinas. Pasca-kejadian gigitan anjing liar ini, warga juga telah membuat surat pertanggungjawaban terhadap anjing peliharaannya masing-masing, sehingga saat terjadi musibah serupa, pemilik anjing itulah yang akan bertanggung jawab penuh pada korban,” sebutnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved