Salah Menggunakan Lidah, Tokoh Ini Berakhir Tragis
Pernah dengar pepatah setajam tajam pisau masih lebih tajam lidah? Karena salah perkataan bisa menimbulkan petaka
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Dasarata meninggal karena janjinya kepada Kekayi.
Dasarata yang merupakan ayah dari Rama dalam epos Ramayana dianggap sebagai raja yang memiliki kompetensi yang lengkap sebagai seorang raja.
Akan tetapi, ketika Dewi Kekayi meminta janji Dasarata ketika dirayu dulu yang mengatakan bahwa anaknya yang bernama Bharata yang diangkat jadi raja membuat Dasarata Lemas.
"Apalagi ketika mendengar perkataan Kekayi, bahwa Rama akan dibuang ke hutan selama 12 tahun yang juga menjadi pemicu meninggalnya Dasarata," terang Guna.
Salah menggunakan lidah juga menyebabkan Drupadi sengsara.
Drupadi menderita karena harus menikahi Panca Pandawa diakibatkan salah ucap Dewi Kunti.
Ketika Arjuna memenangkan sayembara dan mendapatkan Dewi Drupadi, ibu Arjuna yaitu Dewi Kunti tanpa melihat apa yang diperoleh Arjuna langsung saja mengatakan: apa yang didapat harus dibagi lima.
"Karena perkataan Dewi Kunti telah lepas, maka Dewi Drupadi dinikahkan dengan Panca Pandawa," kata Guna.
Selain itu, karena kesalahan mengucapkan permintaan, Kumbakarna menjadi tidur terus menerus.
Kumbakarna adalah pemuja Siwa yang taat.
Saat Brahma akan memberikan anugerah, Brahma takut kalau yang diminta Kumbakarna adalah suka sadah atau kesenangan secara terus menerus.
Sehingga masuklah Dewi Saraswati ke dalam lidah Kumbakarna.
Saat mengatakan suka sadah meleset menjadi sukta sadah yang artinya tidur terus menerus.
Karena salah ucap ia pun hanya tidur di dalam goa.
Drona juga berhasil dibunuh karena mendengar kabar Aswatama meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sisupala_20180424_122914.jpg)