Salah Menggunakan Lidah, Tokoh Ini Berakhir Tragis
Pernah dengar pepatah setajam tajam pisau masih lebih tajam lidah? Karena salah perkataan bisa menimbulkan petaka
Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Ketika Bisma gugur di medan perang Kuruksetra, diangkatlah Drona menjadi senopati Kurawa.
Drona tidak bisa dikalahkan.
Akhirnya dicarilah cara, dan didapatkan bahwa titik kelemahannya berada pada anaknya, Aswatama karena Drona sangat sayang kepada anaknya tersebut.
"Drona bisa dikalahkan dengan menyebarkan berita bohong atau sekarang disebut hoaks, bahwa anaknya yaitu Aswatama telah dibunuh. Padahal yang dibunuh adalah gajah yang bernama Aswatama. Ketika mendengar berita tersebut dan juga mengonfirmasi kebenarannya kepada Yudistira, lemaslah Drona dan dipenggal kepalanya oleh Drestajumna," kata Guna. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sisupala_20180424_122914.jpg)