Rasmini Layani 780 Lamak Saat Galungan, Pembuatannya Libatkan Anak Sekolah
Saat menjelang Hari Raya Galungan, bukan hanya penjual penjor yang dapat banyak pesanan tapi juga pembuat jaitan
Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Dan untuk Galungan ini ia memerlukan 5.000 tangaki janur.
"Kalau janur luar dari luar itu tipis dan tidak tahan lama mungkin karena lama. Kalau janur Bali lebih tebal," katanya.
Selain itu, ia juga ingin menularkan ke generasi muda terkait pembuatan jaitan ini sehingga mengajak pelajar untuk ikut.
"Kalau untuk siswa hitungnya bukan ekonomi. Saya kasi kebebasan untuk mereka. Ada yang minta dibayarin baju ogoh-ogoh nanti pas Nyepi saya kasi," katanya.
Sementara untuk orang dewasa diberikan upah Rp 1.500 per biji dengan sistem borongan.
Saat banyak hari raya ia mengatakan dalam sebulan bisa memperoleh omset penjualan Rp 15 juta hingga Rp 30 juta.
"Kami juga buka kursus mejejaitan di sini. Biar banyak yang bisa mejejaitan juga," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/siswa-terlihat-asik-membuatan-lamak-minggu-23122018.jpg)