Bank Sampah Cemara Pangkung Tabanan Olah Sampah Plastik Jadi Minyak

Selain kelompok Bank Sampah, ia juga saat ini mencoba belajar mengolah sampah plastik menjadi minyak

Bank Sampah Cemara Pangkung Tabanan Olah Sampah Plastik Jadi Minyak
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Anak dari Nengah Suarta saat menunjukan hasil dari pengolahan sampah plastik yakni minyak di markas Bank Sampah Cemara Pangkung di Banjar Pangkung, Desa Delod Peken, Tabanan, Rabu (6/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Seorang pria tampak sibuk memilah sampah plastik di sebuah lahan kosong di Banjar Pangkung, Desa Delod Peken, Tabanan, Rabu (6/2/2019).

Laki-laki itu adalah I Nengah Suarta.

Ia merupakan seorang PNS di lingkungan Pemkab Tabanan sekaligus pengurus Bank Sampah Cemara Pangkung yang sudah berjalan sejak tahun 2012.

Sejak saat itu, ia sudah aktif mengkampanyekan bahaya sampah plastik dancara mengatasinya.

Terlebih lagi dengan terbitnya Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018, ia mengaku sangat gembira akhirnya pemerintah memulai untuk memerangi sampah plastik.

Selain kelompok Bank Sampah, ia juga saat ini mencoba belajar mengolah sampah plastik menjadi minyak.

Alat yang ada di rumahnya tersebut merupakan pemberian dari seseorang yang disebutnya bernama Dimas asal Jakarta.

Ia diminta untuk mengolah sampah plastik yang telah dikumpulkan sekaligus memberi edukasi tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan.

Selain sampah plastik, ia juga memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk cair yang berguna untuk menyuburkan tanaman dengan cara organik.

“Kami dari 2012 sudah ada ini (bank sampah). Nah, saat ini kami bersyukur sudah ada 25 pelanggan tetap yang menabung sampah di sini. Itupun hanya orang yang peduli tentang lingkungan khususnya sampah,” ujar Nengah Suarta saat dijumpai, Rabu (6/2/2019).

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved