Bersih Pantai Kawasan TNBB Berhasil Kumpulkan 2 Ton Sampah Plastik hingga Styrofoam

Pengelolaan wisata di Taman Nasional Bali Barat adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan mengatasi serta mengelola sampah plastik

Bersih Pantai Kawasan TNBB Berhasil Kumpulkan 2 Ton Sampah Plastik hingga Styrofoam
Humas TNBB
Pembersihan di berbagai kawasan TNBB, baik di dalam kawasan dan Pantai TNBB, Senin (4/3/2019). 

Tema bersih-bersih ini ialah TNBB Clean Up yang diikuti total lebih dari 500 orang.

"Kami telah berhasil membersihkan sampah sejumlah 2.789 kilogram," ucapnya, kemarin.

Dijelaskannya, sampah tersebut terdiri dari sampah plastik, karet atau sandal, styrofoam, botol atau kaca dan sampah anorganik lainnya.

Baca: Tawur Kesanga Dilaksanakan Sehari Sebelum Nyepi Saat Sandikala , Ini Prosesinya

Baca: 1200 Personel DLHK Akan Langsung Bergerak Cepat Setelah Malam Pengerupukan, Ini Targetnya

Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dibawa ke rumah pilah.

Kemudian, untuk sampah yang tidak memiliki nilai jual langsung diangkut menuju TPS.

Sedangkan yang memiliki nilai jual akan dikelola dan dijual ke pengepul.

"Kami juga mengisi kegiatan ini dengan pembacaan deklarasi peduli sampah oleh kelompok masyarakat Gilimanuk bersama para pihak. Dan juga ada penandatanganan dukungan peduli sampah dari berbagai unsur masyarakat," ungkapnya.

Baca: Ada Kejadian Luar Biasa dan Darudat di Lokasi Anda, Ini Nomor Kontak 24 Jam BPDB Bandung

Baca: Dituduh Korupsi dan Dilaporkan ke Polda, Ketua DPRD Klungkung: Saya Akan Lapor Balik, Ini Pencemaran

Agus mengaku, ini merupakan komitmen untuk mengurangi sampah dan menjaga kebersihan lingkungan khususnya di kawasan TNBB.

Diharapkan masyarakat akan semakin peduli dalam keikutsertaannya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan konservasi TNBB.

Dengan terciptanya lingkungan yang bersih, akan mendorong perkembangan wisata alam, yang nantinya berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.

"Marilah mulai sekarang kita kurangi penggunaan plastik dan barang-barang sekali pakai yang dapat menimbulkan limbah anorganik," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved