Hari Raya Nyepi

Komang Sudarmi Lahirkan Putri Ketiga saat Nyepi

Bertepatan dengan perayaan Nyepi, kebahagiaan keluarga kecil pasutri asal Dusun Metra ini bertambah dengan kelahiran anak ketiga

Komang Sudarmi Lahirkan Putri Ketiga saat Nyepi
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ni Komang Sudarmi dan I Made Sutaba saat ditemui di Ruang Kenanga RSUD Bangli, Jumat (8/3/2019). Ni Komang Sudarmi melahirkan bayi perempuan bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. 

“Setelah sampai di puskesmas, oleh pihak medis dikatakan bahwa bayi cukup besar. Akhirnya terpaksa dirujuk ke sini (RSUD Bangli), dan jam 03.00 putri ketiga saya lahir dengan proses persalinan normal,” ujarnya.

Baca: Jersey 2019 Dipamerkan di Bali United Festival 16 Maret, Ada GIGI hingga Cita-Citata

Baca: Setra Alit Desa Pakraman Suwug Jebol Diterjang Hujan

Selain melayani proses persalinan Komang Sudarmi, pada perayaan Nyepi tahun 2019 ini RSUD Bangli setidaknya menerima dua pasien ibu hamil, serta 33 pasien lainnya.

Menurut Wadir Pelayanan RSUD Bangli, I Ketut Darmaja, dua ibu hamil yang sempat dirujuk ke RSUD Bangli, masing-masing berasal dari Dusun Tanggahan, Desa Demulih dan dari Desa Batur.

“Pasien dari Tanggahan atas nama Ni Wayan Riantani masuk pada pukul 13.00 Wita. Yang bersangkutan menjalani rawat jalan. Sedangkan pasien dari Desa Batur, atas nama Ni Komang Budi Lestari, saat ini masih menjalani rawat inap. Hasil observasi diketahui anaknya kembar,” ucapnya.

Sementara 33 pasien lainnya, lanjut Darmaja, rata-rata memiliki keluhan gangguan saluran pencernaan.

Baca: Rumarsa Bahagia Putri Pertamanya Lahir Selamat, 11 Bayi Lahir saat Nyepi di RSUD Sanjiwani

Baca: Ban Mobil Digembosi & Motor Diangkut, Polsek Ubud Tindak Tegas Pelanggar Parkir di Kawasan Wisata

Mulai dari sakit perut, muntah dan mencret.

Di samping juga keluhan penyakit lain, seperti jantung dan stroke.

“Berdasarkan data, ada 9 pasien yang dirujuk ke RSUD Bangli pada pagi hari, 8 pasien yang dirujuk siang hari, dan 19 pasien yang dirujuk pada malam harinya. Jadi total rujukan dalam tiga shift terdata 36 pasien,” ungkapnya.

Selain rujukan pasien, Wadir asal Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali ini juga menyebutkan, kamar jenazah RSUD Bangli yang semula dihuni satu jenazah, kini bertambah sebanyak empat jenazah yang dititipkan.

Hal tersebut menurutnya didasari pada kepercayaan di desa adat masing-masing.

Baca: Ketua PHDI: Ogoh-ogoh Tak Harus Dibakar, Setelah Diarak Bisa Dijual atau Dipajang Kembali

Baca: Hujan Deras Saat Nyepi Sebabkan Banjir & Longsor, Pohon 15 Meter Tumbang Timpa 3 Toko di Buleleng

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved