Hari Raya Nyepi
Komang Sudarmi Lahirkan Putri Ketiga saat Nyepi
Bertepatan dengan perayaan Nyepi, kebahagiaan keluarga kecil pasutri asal Dusun Metra ini bertambah dengan kelahiran anak ketiga
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Irma Budiarti
Mulai dari sakit perut, muntah dan mencret.
Di samping juga keluhan penyakit lain, seperti jantung dan stroke.
“Berdasarkan data, ada 9 pasien yang dirujuk ke RSUD Bangli pada pagi hari, 8 pasien yang dirujuk siang hari, dan 19 pasien yang dirujuk pada malam harinya. Jadi total rujukan dalam tiga shift terdata 36 pasien,” ungkapnya.
Selain rujukan pasien, Wadir asal Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali ini juga menyebutkan, kamar jenazah RSUD Bangli yang semula dihuni satu jenazah, kini bertambah sebanyak empat jenazah yang dititipkan.
Hal tersebut menurutnya didasari pada kepercayaan di desa adat masing-masing.
Baca: Ketua PHDI: Ogoh-ogoh Tak Harus Dibakar, Setelah Diarak Bisa Dijual atau Dipajang Kembali
Baca: Hujan Deras Saat Nyepi Sebabkan Banjir & Longsor, Pohon 15 Meter Tumbang Timpa 3 Toko di Buleleng
“Itu kembali ke adat masing-masing. Namun berdasarkan imbauan dari PHDI, selama rangkaian upacara Panca Wali Krama di Besakih, jangan mengadakan upacara pitra yadnya,” ucapnya.
Darmaja menambahkan, kapasitas kamar jenazah di RSUD Bangli maksimal bisa menampung sebanyak 15 jenazah.
Pihaknya juga mengatakan tidak ada batasan waktu masa penitipan jenazah.
“Masyarakat yang menitipkan jenazah keluarganya ke sini, biasanya sehari sekali menghaturkan ‘banten punjung’ pada pagi atau siang hari,” tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ni-komang-sudarmi-dan-i-made-sutaba-saat-ditemui-di-ruang-kenanga-rsud-bangli.jpg)