Ini Masalah-masalah yang jadi Sorotan Dewan Kota Denpasar

DPRD Kota Denpasar menyampaikan berbagai rekomendasi kepada Pemerintah Kota Denpasar

Ini Masalah-masalah yang jadi Sorotan Dewan Kota Denpasar
Tribun Bali/I Putu Supartika
Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan II Tahun 2019 di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (1/4/2019). 

"Juga merekomendasikan agar memperbanyak jumlah puskesmas berstatus rawat inap dan melakukan penataan bangunan puskesmas serta lahan parkir. Agar tak ada lagi yang sampai parkir di atas trotoar yang berdampak kepada kenyamanan," imbuhnya.

Pihaknya juga meminta agar Dinas PUPR melakukan pelebaran dan pendalaman drainase, serta lebih intens melakukan pengecekan terhadap saluran drainase yang tertutup lumpur.

Juga membuat sandaran pada sungai untuk antisipasi agar tak terjadi longsor saat debit air sungai besar.

Jalan berlubang yang ada di wilayah Kota Denpasar juga segera diperbaiki agar tak merusak wajah kota.

Baca: Hugo Lloris Menyebut Timnya Kurang Beruntung Melawan Liverpool

Baca: Pria Ini Injak & Pegang Ular King Kobra Dengan Tangan Kosong di Depan Warga, Namun Berakhir Tragis

"Sebagai city tour juga harus dilakukan penataan dari titik nol kilometer dengan mempercantik taman agar tak gersang saat musim kemarau dan pemasangan lampu penerangan jalan serta melakukan pemeliharaan infrastruktur lain," paparnya.

Dalam bidang sosial, Dewan meminta dinas terkait untuk meningkatkan keakuratan database kemiskinan di Kota Denpasar, serta memberi perhatian lebih pada lansia dan penyandang cacat.

Untuk bidang lingkungan hidup, pihaknya meminta kepada Pemkot Denpasar untuk menggencarkan sosialisasi pemilahan dan pemanfaatan sampah rumah tangga, sehingga sampah yang diangkut ke TPS maupun TPA berkurang mengingat masalah sampah merupakan masalah yang serius di Kota Denpasar.

Bank sampah yang ada di Denpasar juga mesti diberi perhatian lebih sehingga merangsang tumbuhnya bank sampah baru.

Selain itu juga perlu dilakukan pendataan armada pengangkutan sampah sehingga ada kesesuaian armada dengan tenaga yang ada.

Untuk pengawasan jadwal pembuangan sampah juga diawasi sehingga sampah tidak sampai meluber serta pohon perindang yang sudah tua dilakukan perompesan dan peremajaan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved