Alami Gangguan Kecemasan? Cara Mudah Ini Bisa Dicoba untuk Mengatasinya
Demi mengantisipasi kecemasan hadir dalam hidup kita, berikut cara jitu untuk mengatasinya.
TRIBUN-BALI.COM - Kecemasan bukan hal remeh dan harus segera ditangani.
Menurut data Institut Kesehatan Mental Nasional Amerika Serikat, nyaris sepertiga dari populasi AS mengalami kecemasan.
Jajak pendapat American Psychological Association pun membuktikan hampir 40 persen orang AS merasa lebih cemas di tahun 2018, daripada tahun sebelumnya.
Demi mengantisipasi kecemasan hadir dalam hidup kita, berikut cara jitu untuk mengatasinya.
1. "Saya bahagia"
Jika perasaan mulai gelisah, mengatakan "saya tenang" pada diri sendiri tak akan memberi manfaat.
Sebaiknya, beri sugesti kepada diri dengan mengatakan "saya bahagia" agar kita bisa menghadapi situasi yang membuat stres.
Baca: Kecemasan Berlebihan Sangat Berpengaruh pada Aktivitas Sehari-hari, Ini Tanda-tanda & Solusinya
Baca: Terlalu Lama Bermain Medsos Bisa Bikin Cemas, Ini 9 Gejalanya
Penelitian dari Harvard menemukan orang memiliki kinerja lebih baik dalam berbicara di depan umum dan bidang matematika, ketika berbicara tentang kegembiraan kepada diri sendiri.
Peserta dalam riset mengatakan "saya senang" sebelum berbicara di depan umum dan mengatakan "ayo semangat" sebelum mengerjakan soal matematika.
Teknik ini bahkan membuat orang lebih baik saat bernyanyi.
Riset membuktikan, orang yang semangat memiliki nada, ritme, dan volume yang lebih baik daripada mereka yang diminta untuk mengatakan dirinya dalam keadan cemas, tenang, marah atau sedih.
2. Melakukan aktivitas fisik
Olahraga diklaim dapat menghilangkan kecemasan. Namun, banyak orang yang tidak menyadari manfaat ini.
Menurut Pedoman Aktivitas Fisik pemerintah AS, satu sesi aktivitas fisik sedang hingga berat dapat mengurangi gejala kecemasan jangka pendek.
Latihan fisik secara teratur juga dapat mengurangi kecemasan jangka panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/depresi_20171118_170033.jpg)