Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tidur Menggunakan Lensa Kontak, Mata Perempuan Ini Dipenuhi Bakteri

Meski membawa manfaat dan membantu orang dengan pengelihatan kurang, namun penggunaan lensa kontak yang tidak tepat bisa berbahaya.

IST
Ilustrasi-Lensa Kontak 

TRIBUN-BALI.COM - Saat ini perempuan suka menggunakan lensa kontak, selain bisa membantu menggantikan kacamata, lensa kontak juga bisa digunakan untuk mempercantik diri agar mata terlihat indah.

Lensa kontak yang beragam warnanya ini banyak menarik minat masyarakat untuk menggunakannya.

Meski membawa manfaat dan membantu orang dengan pengelihatan kurang, namun penggunaan lensa kontak yang tidak tepat bisa berbahaya.

Penggunaan lensa kontak secara terus-menerus bahkan hingga digunakan untuk tidur bisa menyebabkan kerusakan mata.

Seperti yang dialami oleh salah seorang pasien klinik mata di Amerika Serikat ini.

Mata perempuan ini penuh bakteri setelah dirinya tidur menggunakan lensa kontak.

Hal ini diketahui dari unggahan Vita Eye Clinic Amerika di Facebooknya.

Baca: MENGERIKAN, Wanita 21 Tahun Lupa Melepas Lensa Kontak, Ini Akibatnya

Baca: Mata Bocah Lima Tahun Dicungkil Ibunya Sendiri saat Ritual Pemujaan Setan, Saksi: Sangat Mengerikan

Salah seorang dokter mata di klinik tersebut membagikan kasus pasiennya pada Senin (29/4/2019) lalu.

Unggahan itu pun sudah dibagikan lebih dari 290 ribu kali.

Mengutip World of Buzz, rupanya, kornea pasien dimakan oleh bakteri setelah dia tidur dengan lensa kontak.

 “Pseudomonas (bakteri) adalah penyebab penting morbiditas okular dan karakteristik oportunistiknya dengan cepat menyebabkan kebutaan permanen.Bakteri secara eksplosif menggerogoti kornea pasien dalam hitungan hari meninggalkan nekrosis putih pekat (jaringan mati)," kata dokter mata tersebut.

Dokter itu pun berusaha menyembuhkan sang pasien dengan memberikan tetes antibiotik.

Meski begitu, pasiennya bisa saja mengalami kehilangan pengelihatan setelah kejadian itu.

"Saya bisa memulai pasien ini dengan tetes antibiotik yang diperkaya sepanjang waktu dan baru-baru ini steroid untuk mengurangi jaringan parut permanen.Sementara mata pasien ini terus membaik secara drastis dari awal, dia kemungkinan besar akan menunjukkan beberapa bentuk kehilangan penglihatan residual bahkan setelah perawatan," jelas sang dokter.

Baca: Lumba-lumba dan Wanita Ternyata Punya Kesamaan Gairah dan Kenikmatan Seksual

Baca: Ular Piton Bermata Tiga Berusia 3 Bulan Ditemukan di Australia, Begini Nasibnya Saat Ini

Sang dokter mata pun mengingatkan bahwa hanya beberapa detik untuk melepas lensa kontak itu, namun jika  malas atau lupa, hal ini bisa membuat kalian menyesal seumur hidup.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved