Gubernur Isyaratkan Tutup Taksi Online di Bali Dengan 3 Pilihan Penawaran

Para driver konvensional menuntut taksi online ditutup, dan Gubernur Bali pun memberi isyarat akan menutup taksi online di Pulau Dewata.

Gubernur Isyaratkan Tutup Taksi Online di Bali Dengan 3 Pilihan Penawaran
IST
Ilustrasi 

“Yang perlu diatur adalah masalah kepemilikannya. Jangan sampai yang memiliki kapital itu satu orang, kemudian dia memiliki semuanya. Itulah yang akan membuat kita hancur,” tegasnya.

Kesawa memastikan aplikasi ‘Driver Bali’ saat ini sudah disiapkan oleh Perusda.

Dan begitu diputuskan maka aplikasi tersebut dalam waktu 24 minggu sudah bisa jalan.

“Kita ingin mereka bekerja dengan tarif atau harga yang sesuai, tapi kita tetap mengejar kemajuan teknologi. Jadi platformnya diperbaharui dan nanti ada platform baru misalnya namanya Driver Bali.com,” tandasnya.

Platform itu bisa diberikan secara gratis dan nanti bisa dikelola oleh koperasi paguyuban masing-masing ataupun terpusat untuk memudahkan branding-nya. Selanjutnya, taksi online yang diblokir adalah aplikasinya, para driver-nya nanti bisa pindah ke aplikasi yang dimiliki Pemprov Bali.

“Pemerintah tidak dalam kondisi menyuruh ini itu. Tapi kita akan memberi platform, mereka maunya bagaimana,” imbuhnya.

Namun gagasan Perusda tersebut langsung ditolak para driver.

Mereka tetap ngotot agar keberadaan taksi online ditutup di Bali.

Ketua Umum Bali Transport Bersatu (BTB) I Nyoman Suwendra saat ditemui usai pertemuan mengatakan, dengan dibangunnya kembali sistem transportasi online justru akan menambah masalah.

"Kan masalah kita di awal kan online ini, kok justru kita membentuk online lagi," kata dia mempertanyakan.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved