Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sejak Kapan Sebenarnya Makanan Siap Saji Berubah Jadi Junk Food?

Fast food sudah ada jauh sebelum makanan nirnutrisi. Lalu, kapan sebenarnya makanan siap saji sering disamakan dengan junk food?

Tayang:
Shutterstock
Ilustrasi 

Pada 1896, Max Sielaff di Berlin menemukan mesin "automats" atau mesin penjual otomatis yang menyediakan makanan dan minuman sederhana.

Baca: Makanan Organik Jadi Trend Kesehatan, Perlu Perubahan Mindset, Ini Kata Wagub Bali

Baca: Dari Buah hingga Ikan, Ini Jenis Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi saat Buka Puasa

Kemunculan mesin ini segera mendapatkan tempat di masyarakat dunia.

Mesin penjual otomatis ini membuat makanan siap saji makan digandrungi, meskipun kandungan gizinya kadang tidak seimbang.

Tahun 1916, salah satu restoran makanan nirnutrisi pertama dibuat, yaitu gerai hot dog di New York.

Lima tahu kemudian, restoran hamburger pertama di dunia dibuka di Kansas dengan nama White Castle.

Masih pada medio 1920-an, layanan tanpa turun atau "drive-thru" pertama kali dibuat.

Restoran yang menggunakan metode penjualan ini adalah A&W, yang sebelumnya adalah toko Root Beer.

Saat itu, drive-thru tidak seperti sekarang yang memiliki jendela untuk memesan.

Pada masa tersebut, pelayan akan mengantarkan makanan yang dipesan pada pelanggan yang menunggu di mobil.

Meski terkesan tidak praktis, praktik ini menjadi sangat populer dan menyebar ke seluruh negeri.

Jendela untuk drive-thru baru muncul pada 1948. Penggagasnya adalah kakak beradik Richard dan Maurice McDonald.

Mereka menciptakan jalur khusus untuk memesan hamburger dan kentang goreng di restoran mereka, McDonald.

Selanjutnya, berbagai jenis makanan siap saji yang nirnutrisi mulai bermunculan. Sebut saja ayam goreng yang dibuat oleh Harlan Sanders hingga bisnis donat dan kopi.

Baca: 10 Jenis Makanan Ini Mengandung Alkali yang Ampuh Meluruhkan Lemak Tubuh

Baca: Akibat Perubahan Iklim, Peneliti Prediksi 10 Jenis Makanan Ini Bakal Langka di Masa Depan

Hebatnya, kebanyakan makanan nirnutrisi itu diterima dengan mudah oleh masyarakat.

Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah karena junk food selalu berhasil menggugah selera.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved