'Menuju Banjar Digital Bersama Honda' Ajak Warga Banjar Palak Peka Terhadap Berita Hoax & Rabies

Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019) siang diramaikan dengan rangkaian acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda'

'Menuju Banjar Digital Bersama Honda' Ajak Warga Banjar Palak Peka Terhadap Berita Hoax & Rabies
Tribun Bali/Karsiani Putri
Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019). 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda' Ajak Warga Banjar Palak Peka Terhadap Berita Hoax & Rabies 

Salah satu pemateri, Cikal Farah mengajak warga menonton video salah satu korban yang terkena penyakit tersebut, warga pun tampak serius menyaksikannya.

"Rabies merupakan penyakit anjing gila yang disebabkan oleh virus dan menyerang sistem saraf pusat, yang diincar oleh virus ini sendiri adalah otaknya. Penyakit ini dapat ditularkan melalui hewan ke manusia ataupun manusia ke hewan dan ini bersifat infeksi akut," jelasnya.

Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019).
Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019). (Tribun Bali/Karsiani Putri)

Ia menyebutkan, penyakit ini masuk ke Bali pada tahun 2008 dan terus menyebar.

Kurangnya empati serta edukasi masyarakat ke hewan, seperti ketika hewan sakit kebanyakan manusia membuang anjing merupakan salah satu penyebab penyakit ini terus menyebar.

Baca: Diupah Segini Kirim Sabu ke Bali, Saat Diintai 2 WNA Ini Kirim Bahasa Kode Anjing Sudah Digigit

Baca: Progres Pembangunan PLTSa di TPA Suwung Masih Berkutat pada Tipping Fee

Baca: 24.655 Lulusan SMP di Bali Tak Bisa Masuk SMA/SMK Negeri

"Pertama kali yang harus dilakukan ketika sudah tergigit anjing adalah harus mencuci luka dengan sabun atau bisa juga sabun colek selama10 sampai 15 menit, setelah itu harus diberikan antiseptik, kemudian harus secepatnya dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," ucap Cikal.

Ia menyampaikan, adapun ciri-ciri hewan yang terindikasi terkena virus tersebut adalah hewan mengeluarkan air liur, ekornya melengkung, agresif, takut sinar dan suara.

Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019).
Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019). (Tribun Bali/Karsiani Putri)

"Dengan banyaknya berita yang ada di sosmed, warga jadi lebih peka dan peduli untuk mencari tahu mengenai penyakit ini. Dan warga yang ada di Banjar ini juga sangat excited saat kami menjelaskan materi, kelihatan sekali kalau mereka memperhatikan dan tertarik dengan materinya," ungkapnya pada Tribun Bali.

Kepala Dusun Banjar Palak Sukawati, I Made Sanggra mengaku senang dengan adanya kegiatan kerja sama antara Astra Honda Motor dan Tribun Bali ini.

Baca: Nikmati Libur Lebaran di Alaya Resort Ubud

Baca: Tolak Dijodohkan & Sebut Bukan Zaman Siti Nurbaya, Nassar: Maunya yang Kedua Nggak Gagal Lagi

Baca: Begini Kriteria Jokowi soal Figur yang Bakal Mengisi Komposisi Kabinet Periode Berikut

"Apalagi dari tadi siang sudah diadakan servis motor murah, antusias warga bagus sekali untuk menservis motornya, juga terkait dengan sosialisasi ini warga terlihat sangat wellcome. Mudah-mudahan kesempatan berikutnya bisa bekerjasama kembali," ucap I Made Sanggra.

Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019).
Berbagai kegiatan dalam acara 'Menuju Banjar Digital Bersama Honda', di Balai Banjar Palak Sukawati, Gianyar, Sabtu (25/5/2019). (Tribun Bali/Karsiani Putri)

Semakin malam, kegiatan semakin seru dengan penampilan dar Guest Star, Nanoe Biroe.

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved