Beredar Informasi Tiket Pesawat Capai Puluhan Juta, Begini Tanggapan Dirjen Hubud

Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada maskapai yang melanggar tarif batas atas penerbangan

Beredar Informasi Tiket Pesawat Capai Puluhan Juta, Begini Tanggapan Dirjen Hubud
tribunnews
ilustrasi tiket pesawat. Beredar Informasi Tiket Pesawat Capai Puluhan Juta, Begini Tanggapan Dirjen Hubud 

Jika melihat ada pelanggaran jangan takut untuk melaporkan melalui kontak center 151 atau sosial media instagram, facebook, twitter @djpu151.

Penumpang juga bisa melaporkan ke posko lebaran di tiap-tiap bandar udara.

Baca: Ketua FKUB Klungkung Minta Polisi Berani Ungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei

Baca: Mudik Asik Bersama Suzuki, PT Sejahtera Indobali Trada Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel Siaga

Seperti berita sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan kabar harga tiket pesawat rute Bandung - Medan yang dijual di agen travel online mencapai Rp 21 juta.

Garuda Indonesia membantah menjual harga tiketnya sebesar Rp 21 juta untuk rute Bandung-Medan.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan mengatakan, harga tiket tersebut bukan merupakan penerbangan langsung.

"Bukan penerbangan langsung, tapi melibatkan banyak kota sebagai transit, yaitu Bandung - Denpasar - Jakarta - Kualanamu dan memutar jauh sehingga harganya menjadi mahal," ujar Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, Garuda Indonesia sendiri tidak punya rute langsung Bandung - Medan.

Menurutnya rute yang disediakan Garuda adalah Jakarta-Medan.

Selain Garuda Indonesia, penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) tujuan Pekanbaru mencapai Rp 6.611.300 untuk satu kali jalan (one way) periode perjalanan Minggu (2/6/2019) pada maskapai Lion Air.

Menanggapi hal tersebut, Lion Air menyatakan harga jual tiket tersebut memiliki komposisi dua sektor.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved