Polda Bali Selidiki Pengadaan Xpander Perbekel, Setelah Dibagikan untuk 63 Desa di Gianyar

Perbekel se-Kabupaten Gianyar, kecuali Perbekel Desa Pejeng, menggelar rapat mendadak, di Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar, Kamis (13/6).

Polda Bali Selidiki Pengadaan Xpander Perbekel, Setelah Dibagikan untuk 63 Desa di Gianyar
Dok ist
Pelat merah-mobil Xpander berpelat merah yang dibagi-bagikan untuk 63 perbekel/lurah di Lapangan Astina, Gianyar, April 2019 lalu. 

Kemudian poin 1e surat itu menyebutkan rujukan lainnya, yakni Surat Perintah Tugas Sp.Gas/105/VI/2019/Ditreskrimsus tanggal 11 Juni 2019.

Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, pada poin 2 surat tersebut tertulis bahwa Ditreskrimsus Polda Bali sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan kendaraan R2 (sepeda motor PCX, red) dan R4 (mobil Xpander, red) untuk Operasional Pemerintah Desa dan BPD se-Kabupaten Gianyar, yang sumber anggarannya dari bagi hasil Pajak (BHP) tahun anggaran 2019, sebagaimana dimaksud dalam UU RI Nomor 20 tahun 2001 atas perubahan UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 “Surat tersebut kami terima Rabu (12/6),” ucap Gede Susila.

Poin ketiga dalam surat panggilan itu, Gede Susila diminta hadir ke ruang Subdit III lantai IV Kantor Ditreskrimsus Polda Bali Jalan WR Supratman No 7 Denpasar, pada Senin (17/6) pukul 09.00 Wita.

Tertulis, untuk kelancaran proses pemeriksaan, Ketua Forum Perbekel diminta juga membawa kopi dokumen terkait pengadaan kendaraan roda 2 dan roda 4 tersebut. Surat undangan klarifikasi itu ditandatangani Kasubdit III/Tipikor AKBP Ida Putu Wedana Jati.

Perbekel Pering, Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa, membenarkan adanya rapat terkait adanya surat panggilan Polda Bali tersebut.

“Rapatnya sudah selesai. Benar itu (membahas soal panggilan Polda). Tapi soal isi rapat, coba tanya ketua saja. Tapi untuk panggilan dari Polda Bali itu sudah pasti, tapi saya lupa tanggalnya. Karena saya lihat di grup (medsos) perbekel, ketua forumnya yang dipanggil. Surat panggilan dari Polda untuk mengklarifikasi (pembelian R2 dan R4),” terang Arika Sudewa.

Pelat Merah

Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan tidak mengetahui tentang panggilan dari Polda Bali untuk Ketua Komunikasi Forum Perbekel Gianyar terkait pengadaan mobil Xpander tersebut.

“Yang mengadakan itu desa, kenapa bupati yang dipanggil?” ucap Mahayastra saat ditanya apakah dirinya juga mendapatkan panggilan dari Polda.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved