Breaking News:

PPDB SMA 2019 di Jembrana, SMA/SMK Swasta Terancam Tidak Dapat Rombel

12 SMA/SMK Swasta di Jembrana ketar-ketir tidak akan mendapatkan siswa karena ada optimalisasi daya tampung PPDB SMA Negeri

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
(Foto tidak terkait berita) PENGUMUMAN - Suasana pengumuman PPDB di SMKN 1 Bangli, Jumat (5/7/2019). PPDB SMA 2019 di Jembrana, SMA/SMK Swasta Terancam Tidak Dapat Rombel 

Akibatnya, SMA swasta pun sempoyongan dengan kebijakan tersebut.

Baca: Pengembangan SDM & Produk Tani, Menyikapi Kesenjangan Kawasan Nikosake dengan Tabanan Timur & Utara

Baca: Fede du Cinema Putar Belle et Sebastian di Bentara Budaya Bali

"Ya kami melihat ini menyalahi kesepakatan yang telah disepakati kemarin (beberapa waktu lalu)," ucapnya, Minggu (7/7/2019).

Dari data yang dihimpun, 12 SMA/SMK di Jembrana ialah SMA (SLUA) Saraswati Melaya, SMA Diponegoro Negara, SMA Gilimandala, SMA Ngurah Rai Negara, SMA PGRI Negara, SMA PGRI Pekutatan, SMA Saraswati Negara, SMA Sutha Dharma, SMK MARSUDIRINI, SMK PGRI 1 Negara, SMK PGRI 2 Negara dan SMK TP 45 Negara.

"Untuk SMK Marga Ginawe tahun ini memang tidak mencari siswa," jelasnya.

Ia mengurai, dalam PPDB sistem zonasi ini akan ada sekitar 4.000-an lulusan SMP.

Dari jumlah tersebut, SMA/SMK Negeri Jembrana membutuhkan kuota sekitar 3.300-an siswa.

Sebelum adanya optimalisasi daya tampung PPDB atau PPDB Gelombang II, maka SMA/SMK Swasta Jembrana mendapat bagian 702 siswa.

Namun, jumlah total awal itu menyusut seiring dengan PPDB gelombang II, yang membutuhkan 200-an siswa lagi. Jatah kuota siswa SMA di Jembrana pun menyisakan hanya sekitar 502 siswa.

Dengan sisa 502 siswa ini, dipastikan sangat sulit untuk mencari satu rombel. Terisi pun, satu rombel akan di bawah standar 38 siswa.

"Kebijakan ini sangat merugikan dan itu pun rekomendasi dari Dewan," ungkapnya.

Baca: Proyek Perpanjangan Runway Bandara Ngurah Rai Segera Dikerjakan

Baca: Bali United Muda Diimbangi Borneo FC 1-1, Seri 2 Elite Pro Academy Liga 1 U-18 2019

Ia mengaku, di SMK TP 45 yang dikelolanya memang tidak berdampak signifikan. Ringkas kata, dari target 252 siswa, sudah terisi untuk mengisi 7 rombel. Satu rombel diisi oleh 36 calon siswa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved