Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tip Sehat untuk Anda

Kanker Paru, Jenis Penyakit Paling Mematikan, Kenali Gejalanya

Ia mengatakan gejala kanker paru secara umum yakni, nyeri dada, batuk lama, batuk darah, sesak napas, serta penurunan berat badan.

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/M. Firdian Sani
dr I Gede Ketut Sajinadiyasa, Sp.P.D.,K-P, FINASIM saat ditemui Tribun Bali di Angsoka lantai IV, Selasa (30/7/2019). Dokter Sajinadiyasa memaparkan gejala kanker paru secara umum yakni, nyeri dada, batuk lama, batuk darah, sesak nafas, serta penurunan berat badan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kanker paru merupakan satu dari penyakit kanker yang mematikan.

dr I Gede Ketut Sajinadiyasa, Sp.P.D.,K-P, FINASIM, salah satu dokter ahli internis konsulen penyakit paru di RSUP Sanglah sudah berpengalaman dalam menangani kasus kanker paru, ia mengabdi di RSUP Sanglah sejak tahun 2008.

Ia mengatakan gejala kanker paru secara umum yakni, nyeri dada, batuk lama, batuk darah, sesak napas, serta penurunan berat badan.

Cara membedakan nyeri dada biasa dengan yang yang berisiko kanker adalah dengan melakukan skrining atau pemeriksaan awal terhadap kanker paru.

"Biasanya alami nyeri dada, ya kalau duduk sedikit sakit, sandar sedikit sakit, gerak sedikit sudah terasa sakit alangkah baiknya dilakukan pemeriksaan awal atau dini," jelasnya.

Batuk yang tak kunjung sembuh juga patut diwaspadai, apalagi sampai mengeluarkan darah.

Akan sangat baik jika dilakukan skrining.

Ia menjelaskan berat badan juga bisa berkurang karena kanker paru, karena merusak nafsu makan.

Kanker paru menurutnya adalah yang paling berbahaya di antara kanker-kanker lainnya, karena berisiko paling membunuh.

"Untuk kanker paru kita belum tahu penyebab pastinya, tapi ada kondisi di mana orang rentan terhadap kanker paru," kata Dr Saji.

"Faktor risiko kanker paru itu yang umum kan produk tembakau, rokok, apakah dia perokok aktif ataupun perokok pasif tapi memang perokok aktif itu lebih berisiko tinggi mengidap kanker paru jika dibandingkan dengan yang pasif," katanya.

Rokok bisa menjadi pemicu kanker karena di dalamnya tedapat banyak zat berbahaya, salah satunya ialah zat karsinogenik, nitrosamin.

"Zat Itu yang kita hirup setiap hari sehingga membuat sel dan gen itu menjadi terangsang sehingga terjadi mutasi gen dan terjadi kerusakan-kerusakan gen. Kalau terus-terusan dia terangsang oleh zat-zat berbahaya di dalam rokok itu, lambat laun sel akan berubah perangainya dari normal menjadi abnormal atau kanker," jelas Dr Saji.

Namun, ia tidak berani memastikan bahwa rokok penyebab utama kanker paru, ia mengungkapkan bahwa bukan rokok penyebab satu-satunya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved