Hari Raya Idul Adha

PDIP Bagikan 30 Hewan Qurban di Bali, Djarot Sebut Bagian Dari Toleransi Umat Beragama

Helatan Kongres V PDIP sudah selesai, Sabtu (10/8) kemarin. Namun, masih banyak para peserta kongres yang belum meninggalkan Pulau Dewata, Bali.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Ragil Armando
Penyerahan hewan qurban dari DPP PDIP usai salat Idul Adha di Masjid Al-Ihsaan Sanur, Denpasar, Minggu (11/8/2019) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Helatan Kongres V PDIP sudah selesai, Sabtu (10/8) kemarin. Namun, masih banyak para peserta kongres yang belum meninggalkan Pulau Dewata, Bali.

Hal ini seperti yang terlihat saat pelaksanaan salat Idul Adha di Masjid Al-Ihsaan Sanur, Denpasar, Minggu (11/8/2019) pagi.

Sejak pukul 06.00 Wita, para jamaah dan peserta kongres terlihat mulai memadati masjid yang terletak di kawasan Inna Grand Bali Beach.

Para peserta kongres tersebut, menggunakan atribut khas yakni menggunakan songkok hitam atau merah dengan pin Bung Karno di sebelah kiri.

Dari pantauan Tribun Bali, pelaksanaan sholat tersebut juga diikuti oleh para petinggi DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), diantaranya, Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, H. Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP Bidang Keagamaan, Prof. KH. Hamka Haq, Ketua DPP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Faozan Amar dan sederet pentinggi PDIP lainnya.

Sedangkan, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri sudah meninggalkan Bali pada Sabtu malam untuk melaksanakan salat di Jakarta.

Usai pelaksanaan sholat, DPP PDIP melakukan penyerahan secara simbolis 30 ekor hewan qurban yang terdiri dari kambing dan kerbau kepada ormas-ormas Islam, diantaranya, PW Muhammadiyah Bali, PW NU Bali, MUI Bali, dan takmir Masjid Al-Ihsan Sanur.

Penyerahan tersebut diserahkan oleh Ketua DPD PDIP Bali yang juga Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi oleh para petinggi DPP tersebut.

Usai penyerahan tersebut, Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, H. Djarot Saiful Hidayat mengaku bahwa penyerahan hewan qurban ini merupakan bentuk dari rasa syukur berhasilnya Kongres V PDIP.

Selain itu, hal ini juga merupakan wujud dari indahnya toleransi beragama di Bali yang menurut pihaknya cukup tinggi.

"Ini adalah bentuk toleransi kehidupan beragama di Bali, maka PDI Perjuangan melalui Pak Gubernur yang notabene beliau beragama Hindu tapi notabene memberikan hewan qurban," katanya usai penyerahan.

Anggota DPR RI Terpilih Dapil Sumatera Utara III ini juga mengaku bahwa toleransi antar umat beragama di Indonesia pada dasarnya masih sangat tinggi.

Namun begitu, ia menyebut masih ada sekelompok masyarakat yang ingin memecah belah toleransi yang sudah terbangun sejak lama tersebut.

"Ini bukti kehidupan antar umat beragama itu sangat baik, hanya sekelompok kecil saja yang berusaha membuat kehidupan yang tidak harmonis," ungkapnya.

Di sisi lain, Khatib Syuriah PWNU Bali, KH Maimoen Noer yang menjadi khatib dalam ibadah salat tersebut mengatakan bahwa berbagai tantangan dan bencana merupakan ujian yang menghinggapi Bangsa Indonesia.

Hal ini membuat dirinya meminta umat Islam untuk bersabar dan mencontoh kesabarannya Nabi Ibrahim AS saat diuji oleh Allah SWT.

"Musibah dan bencana yang menimpa negara kita merupakan ujian bagi bangsa kita. Karena Allah mencintai hamba-Nya dengan ujian. Idul adha merupakan ritualitas untuk mengenang perjuangan Nabiyullah Ibrahim dalam menghadapi ujian," terangnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved