BREAKING NEWS - Mobil Jatuh ke Jurang di Gianyar, Nyawa Nyoman Asta Tak Tertolong saat Tiba di RS

Mobil Toyota Kijang rover DK 1557 JL, jatuh ke bawah jembatan Tukad Sangsang, perbatasan antara Desa Temesi, Gianyar dan Samplangan, Gianyar

BREAKING NEWS - Mobil Jatuh ke Jurang di Gianyar, Nyawa Nyoman Asta Tak Tertolong saat Tiba di RS
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kijang rover DK 1557 JL, jatuh ke bawah jembatan Tukad Sangsang, perbatasan antara Desa Temesi, Gianyar dan Samplangan, Gianyar, Selasa (27/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR -  Mobil Toyota Kijang rover DK 1557 JL, jatuh ke bawah jembatan Tukad Sangsang, perbatasan antara Desa Temesi, Gianyar dan Samplangan, Gianyar, Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 11.00 wita.

Korban, I Nyoman Asta Antara (62) asan Banjar/Desa Sidan, Gianyar dievakuasi dalam keadaan selamat di RSUD Sanjiwani.

Namun setelah beberapa menit di rawat, korban meninggal dunia karena mengalami luka parah di dada akibat terbentur saat jatuh ke jurang sedalam sekitar 10 meter itu.

Tangis Keluarga Korban Laka Jatuh ke Jurang di Gianyar Pecah, Menantu: Bapak, Adi Kalahin Tiang  

Harga Tomat Anjlok Rp 1.000 Sekilo, Petani di Kintamani Pilih Biarkan Tomatnya Membusuk

Kanitlaka Polres Gianyar,Iptu Ketut Naryawan mengatakan, sebelum kejadian nahas tersebut terjadi, korban datang dari arah Gianyar menuju rumahnya di Sidan.

Ketika berada di TKP, ban kendaraan yang dikendarai korban pecah, sehingga korban tak bisa menguasai laju kendaraan.

Setelah itu, kendaraan korban menabrak pembatas jalan. Pembatas jalan mengalami kerusakan selebat 5-6 meter, dan kendaraam korbanpun jatuh ke jurang.

"Info dari lapangan yang kita dapatkan korban datang dari barat ke timur. Saat di TKP alami pecah ban sehingga laju kendaraan oleng. Akhirnya menabrak pagar pembatas jembatan.
Kedalaman jurang dipekirakan 10 meter," ujarnya. .

Sambil Mendekap Foto Almarhum Ipda Erwin, Sang Ibu: Sejak Kecil Ingin Jadi Polisi

"Pembatas alami kerusakan 5 - 6 meter. Akan dipolis line. Kendaraan kita derek hari ini. Dari segi kerawanan memang rawan, sebab sedikit tikungan jalan menanjak," ujarnya.

Kapolsek Gianyar, Kompol Ketut Suastika mengatakan, saat kendapatkan informasi, ia langsung datang ke TKP, dan ikut turun untuk mengevakuasi korban.

"Saat kami evakuasi dari bawah, kondisinya masih selamat,masih bisa benapas. Saat dibawa ke sini ( Sanjiwani), sempat mendapat pertolongan.

Tapi tak lama korban meninggal. Informasi dari dokter karena alami luka parah di dada," ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved