Ditanya Hakim, Komedian Puja Astawa Deg-degan Jalani Sidang di Denpasar, Begini Ungkapnya

Di persidangan, majelis hakim sempat bertanya-tanya, siapa gerangan saksi Puja Astawa ini sehingga banyak awak media serius meliput.

Ditanya Hakim, Komedian Puja Astawa Deg-degan Jalani Sidang di Denpasar, Begini Ungkapnya
Tribun Bali/Putu Candra
BERSAKSI - Puja Astawa saat bersaksi  sebagai korban pencurian di PN Denpasar, Senin (26/8/2019). 

"Oh saudara ini selebgram.

"Coba nanti saya tanya anak saya di rumah. Anak saya biasanya tahu," timpal Hakim Anggota Heriyanti.

"Iya saya komedian," jawab Puja Astawa lagi.

Dalam kesaksiannya, pria kelahiran 17 September 1974 ini mengetahui toko handphonenya dibobol berdasarkan informasi dari tetangga.

Setelah mendapat laporan itu, ia pun menuju toko dan mendapati ada kerusakan dan sejumlah barang dagangannya hilang.

"Saya melapor polisi, lalu polisi melakukan tindakan. Saya mendapat info dari tetangga. Saya kehilangan 2 unit handphone. Satu handphone merek Oppo dan satu handphone merek Polytron. Total kerugian sekitar Rp 4,5 juta," jelas pria asal Banyuasri, Singaraja ini.

Puja Astawa mengatakan, terdakwa mengambil sejumlah barang dagangannya dengan cara masuk dan menjebol plafon. "Ada kerusakan, atap seng jobol," jelasnya.

 "Di toko saudara ada CCTV-nya?" tanya Hakim Ketua Kony Hartanto. "Ada CCTV cuma dimatikan oleh terdakwa. Saat saya cek CCTV, kondisinya sudah mati," jelas Puja Astawa.

Dikatakannya, pihak kepolisian tak butuh waktu lama untuk  menangkap terdakwa.  Saat ditangkap, didapati sejumlah barang yang diambil terdakwa.

"Barang-barang ini disembunyikan terdakwa," tutur pria yang pernah mengikuti tes masuk Akabri 1993 namun tidak lulus.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved