Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

6 Gejala Kanker Tenggorokan Yang Sering Dianggap Sepele, Salah Satunya Perubahan Suara

Kesulitan atau menelan yang menyakitkan juga bisa menjadi salah satu tanda awal kanker tenggorokan.

Tayang:
Editor: Eviera Paramita Sandi
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM – Kanker tenggorokan sering tidka menimbulkan gejala sampai tahap akhir, namun deteksi dini membuat pengobatan lebih efektif.

Jika Anda melihat salah satu gejala kanker tenggorokan berikut ini, atau jika Anda memiliki riwayat merokok atau penggunaan alkohol yang berlebihan, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter.

Benjolan di leher

Jika Anda melihat benjolan di leher yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya, itu bisa menjadi tanda kanker tenggorokan.

Ini berarti bahwa jika ada tumor, kemungkinan besar metastasis dari tenggorokan ke leher, kata Eric M. Genden, MD, profesor dan ketua sistem Otolaringologi di Sistem Kesehatan Mount Sinai di New York City, seperti dikutip dari Reader’s Digest.

Benjolan paling umum dirasakan tepat di bawah rahang, katanya, tetapi mereka juga bisa hadir di tempat lain di leher.

Kelenjar yang membengkak di leher Anda dapat memiliki beberapa penyebab berbeda yang bukan kanker.

Perubahan suara

Kanker yang terbentuk pada pita suara sering kali dapat menyebabkan suara serak atau perubahan suara dan nada suara Anda.

Untungnya, perubahan yang nyata ini sering mengarah pada diagnosis lebih awal dan merupakan salah satu gejala kanker tenggorokan awal, menurut American Cancer Society.

Jika suara serak tidak hilang dalam waktu dua minggu, kunjungi dokter.

Anda atau pasangan Anda menderita HPV

Sudah diketahui bahwa human papillomavirus (HPV) dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker serviks jika Anda seorang wanita.

Tetapi dalam dekade terakhir, kanker mulut yang dikaitkan dengan HPV telah meningkat setidaknya empat kali lipat pada pria dan wanita, menurut The Mount.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperkirakan sekitar 70 persen kanker orofaring (tumor di belakang tenggorokan) dapat disebabkan oleh HPV.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved