Kini, Mencari Pekerjaan Sampingan Bisa Melalui Aplikasi
Banyak orang yang menjalankan pekerjaan sampingan karena tuntutan biaya hidup yang makin tinggi
TRIBUN-BALI.COM--- Banyak orang yang menjalankan pekerjaan sampingan karena tuntutan biaya hidup yang makin tinggi sehingga pekerjaan sampingan menjadi solusi.
Di samping itu, pekerjaan sampingan atau yang dikenal dengan sebutan freelance juga makin populer di kalangan generasi milenial.
Saat ini, sejumlah mahasiswa mencari pekerjaan sampingan untuk mendapat uang saku tambahan.
Melihat minat dan potensi yang cukup besar terhadap pekerjaan sampingan di Indonesia, Wisnu Nugrahadi bersama dua rekannya yaitu Margana Mohamad dan Dimas Pramudya, meluncurkan aplikasi bernama Sampingan di bawah bendera PT Sampingan Mitra Indonesia.
"Kami sempat melakukan riset kecil-kecilan dan menemukan tren bahwa populasi pekerja yang membutuhkan penghasilan tambahan semakin banyak. Dari situ kami lihat kalau peluang pekerjaan sampingan ini besar juga," kata Wisnu Nugrahadi, CEO dan Co-Founder Sampingan, seperti dikutip dari Kontan.
• Tips Shandy Aulia untuk Jalani Rumah Tangga yang Harmonis
• Pola Tidur Tak Teratur Berisiko Terkena Serangan Jantung dan Stroke
Dari hasil temuan tersebut, Wisnu dan dua kawannya membuat aplikasi yang bisa menghubungkan para pekerja yang butuh pekerjaan sampingan dengan pelaku bisnis yang membutuhkan jasa mereka.
Maka meluncurlah aplikasi Sampingan pada Agustus 2018.
Nama 'Sampingan' dipilih karena sesuai dengan produk yang ditawarkan oleh platform berbasis android ini.
Wisnu mengatakan jika dirinya sengaja memilih nama tersebut karena mudah diingat dan relevan dengan pengguna aplikasinya.
Kini, aplikasi Sampingan telah diunduh lebih dari 100.000 pengguna via Play Store.
Dalam aplikasi ini, para pengguna atau mitra yang tengah mencari pekerjaan sampingan memiliki sebutan Kawan Sampingan.
• Tarian Kecak dan Hanoman Sambut Kedatangan Komisi I DPR RI, Mayjen Benny Susianto Ungkap Hal Ini
• Jam Ngaret Anggota DPRD Bali dan Mangkir Sindang 5 Kali Akan Disanksi
Wisnu menjelaskan, ada tiga keuntungan utama yang didapatkan oleh Kawan Sampingan, yaitu fleksibilitas dalam bekerja, akses ke komunitas/pelatihan, dan pilihan pekerjaan sampingan dari beragam perusahaan.
"Saat ini sudah ada sekitar 150.000 Kawan Sampingan yang bergabung, berasal dari 25 kota di seluruh Indonesia. Dulu waktu awal rilis aplikasi hanya sekitar 300 - 400 Kawan Sampingan yang bergabung," kata Wisnu.
Ia mengatakan, mayoritas Kawan Sampingan adalah generasi milenial yang rentang usianya berada di antara 18 tahun-25 tahun.
"Kebanyakan memang mahasiswa yang cari kerja tambahan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pekerja-lepas-alias-freelance-1.jpg)