Dadong Supartini Ditemukan Terbujur Kaku di Bawah Pohon Asam

Warga di Banjar Dinas Lebah Siung dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan

Dadong Supartini Ditemukan Terbujur Kaku di Bawah Pohon Asam
Polsek Sukasada
Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah Ni Luh Supartini, Kamis (12/9/2019) malam. Dadong Supartini Ditemukan Terbujur Kaku di Bawah Pohon Asam 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Warga di Banjar Dinas Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali,  dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan, pada Kamis (12/9/2019) malam.

Belakangan diketahui, identitas mayat tersebut bernama Ni Luh Supartini (55).

Jasad dadong Supartini pertama kali ditemukan oleh anaknya Komang Sukrada (22), dalam kondisi terbujur kaku tepat di bawah pohon asam.

Sukrada pun begegas melaporkan temuannya ini ke Mapolsek Sukasada.

Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung dikonfirmasi Jumat (13/9/2019) mengatakan, dugaan sementara, Supartini tewas akibat penyakit hipertensi dan vertigo yang diderita sejak lama.

Menurut pengakuan pihak keluarga, kata Kompol Landung, korban pamit dari rumah untuk mencari buah asam di sekitar TKP,  pada pukul 14.00 Wita.

Namun hingga malam hari, korban nyatanya tak kunjung kembali ke rumah.

Merasa khawatir, Komang Sukrada lantas mencoba mencari sang ibu di TKP.

Hingga betapa terkejutnya Sukrada saat melihat sang ibu sudah tewas, dengan posisi tubuh terlentang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Sukasada 1, ditemukan luka lebam pada wajah dan bibir korban, diduga akibat terjatuh setelah penyakit hipertensi dan vertigonya kumat.

"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian ini, dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazahnya kini sudah berada di rumah duka," jelasnya.

(*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved